Insomnia Menjadi Gangguan Tidur yang Perlu Mendapat Perhatian Serius

Jumat 23-01-2026,16:25 WIB
Reporter : MG Reyna Regizta Bara Trimelia
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM - Insomnia merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk memulai tidur, mempertahankan tidur, atau bangun terlalu dini dan tidak dapat tidur kembali. Kondisi ini semakin sering dialami oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia dan latar belakang aktivitas. Insomnia tidak hanya berdampak pada waktu istirahat, tetapi juga memengaruhi kualitas kehidupan secara keseluruhan.

Dalam kehidupan modern, tuntutan aktivitas yang tinggi sering kali membuat waktu istirahat menjadi terabaikan. Pola tidur yang tidak teratur, tekanan akademik maupun pekerjaan, serta kebiasaan begadang menjadi faktor yang kerap dikaitkan dengan munculnya insomnia. Selain itu, penggunaan perangkat elektronik seperti ponsel dan komputer hingga larut malam juga turut memengaruhi kualitas tidur seseorang.

Insomnia dapat terjadi dalam jangka waktu singkat maupun berlangsung lama. Gangguan tidur yang berlangsung terus-menerus berpotensi menurunkan kondisi fisik dan mental. Kurangnya waktu tidur dapat menyebabkan tubuh terasa lelah, konsentrasi menurun, serta aktivitas sehari-hari menjadi kurang optimal. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi produktivitas dan keseimbangan aktivitas harian.

Dampak insomnia tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga secara psikologis. Seseorang yang mengalami gangguan tidur berkepanjangan cenderung mengalami perubahan suasana hati, mudah merasa lelah, serta kesulitan mengendalikan emosi. Hal ini dapat berpengaruh terhadap hubungan sosial dan kemampuan dalam menjalani rutinitas sehari-hari.

BACA JUGA:Tidur yang Terhambat, Memahami Insomnia dan Cara Mengatasinya

Insomnia sering kali dianggap sebagai masalah sepele karena dianggap dapat hilang dengan sendirinya. Namun, kurangnya kesadaran terhadap pentingnya kualitas tidur membuat kondisi ini kerap dibiarkan berlarut-larut. Padahal, tidur yang cukup memiliki peran penting dalam proses pemulihan tubuh dan menjaga keseimbangan fungsi organ.

Lingkungan tidur juga memiliki pengaruh terhadap terjadinya insomnia. Kondisi kamar yang kurang nyaman, pencahayaan yang terlalu terang, kebisingan, serta suhu ruangan yang tidak sesuai dapat mengganggu kualitas tidur. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan tidur yang kondusif menjadi salah satu faktor pendukung dalam menjaga pola istirahat yang baik.

Pola hidup yang teratur dinilai dapat membantu mengurangi risiko insomnia. Mengatur waktu tidur dan bangun yang konsisten, membatasi aktivitas berat sebelum tidur, serta memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat secara optimal merupakan kebiasaan yang dapat mendukung kualitas tidur. Kesadaran akan pentingnya istirahat perlu ditanamkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Insomnia menjadi pengingat bahwa tidur bukan sekadar kebutuhan biologis, melainkan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh. Dengan meningkatnya kesadaran terhadap gangguan tidur, diharapkan masyarakat dapat lebih memperhatikan pola istirahat dan menjaga keseimbangan antara aktivitas dan waktu tidur.

BACA JUGA:Benarkah Hujan Bisa Meningkatkan Kualitas Tidur? Ini Faktanya

Gangguan insomnia perlu dipahami sebagai kondisi yang berdampak luas terhadap kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perhatian terhadap kualitas tidur menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental, serta mendukung produktivitas dan kesejahteraan dalam jangka panjang.

Kategori :