Berburu Lailatul Qadar, Masjid Raya Al-Bakrie Lampung Buka I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadan !
Potret Keindahan Masjid Raya Al-Bakrie --
RADARTVNEWS.COM — Sepuluh malam terakhir Ramadan selalu terasa berbeda. Banyak orang mulai memperbanyak ibadah, memperpanjang doa, hingga mencari kesempatan untuk bermalam di masjid. Harapannya satu: bisa bertemu malam yang paling sakral dinanti umat Muslim, yakni Lailatul Qadar.
Suasana itulah yang ingin dihadirkan oleh Masjid Raya Al-Bakrie Lampung melalui kegiatan i’tikaf selama sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini terbuka bagi jamaah laki-laki maupun perempuan yang ingin menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah dan refleksi diri.
Bagi banyak orang, i’tikaf bukan sekadar menginap di masjid. Ada suasana tenang yang sulit ditemukan di tempat lain. Saat malam semakin larut, masjid justru terasa hidup dengan lantunan doa, bacaan Al-Qur’an, dan jamaah yang tenggelam dalam ibadah.
Di Masjid Raya Al-Bakrie Lampung, rangkaian kegiatan i’tikaf disusun agar jamaah bisa merasakan pengalaman ibadah yang lebih mendalam. Malam akan dimulai dengan qiyamul lail, yakni salat malam yang diisi dengan tahajud dan doa bersama. Pada momen ini, jamaah diajak memperkuat hubungan spiritual dan memperbanyak munajat kepada Allah.
Tidak hanya itu, panitia juga menghadirkan sesi muhasabah dan tadabbur. Di sesi ini, jamaah diajak merenungkan perjalanan hidup, mengevaluasi diri, serta membersihkan hati dari berbagai kelalaian. Suasana yang tenang di dalam masjid diharapkan dapat membantu setiap orang lebih fokus dalam melakukan refleksi diri.
Kegiatan lain yang tidak kalah penting adalah tadarus Al-Qur’an. Para jamaah akan membaca dan menyelami ayat-ayat suci secara bersama-sama. Bagi sebagian orang, momen ini menjadi waktu paling menenangkan, terutama ketika bacaan Al-Qur’an terdengar mengalun di tengah keheningan malam.
Menjelang waktu subuh, kegiatan i’tikaf akan ditutup dengan sahur bersama. Momen sederhana ini sering kali menjadi salah satu bagian paling berkesan. Jamaah yang sebelumnya mungkin tidak saling mengenal dapat berbincang santai sambil menikmati hidangan sahur.
Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Selasar Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie Lampung mulai pukul 21.00 hingga 23.00 WIB. Selain itu, jamaah juga bisa mendaftar melalui formulir daring yang telah disediakan oleh panitia.
Agar kegiatan berjalan nyaman dan tertib, peserta diminta membawa beberapa perlengkapan pribadi. Di antaranya alas tidur untuk beristirahat selama i’tikaf, totebag untuk menyimpan sandal atau sepatu, serta tumbler pribadi.
Ketentuan tersebut dibuat bukan tanpa alasan. Selain menjaga kenyamanan jamaah, aturan ini juga membantu menjaga kebersihan area masjid selama kegiatan berlangsung.
Sebagai salah satu masjid besar di Bandar Lampung, Masjid Raya Al-Bakrie memang sering menjadi pusat kegiatan keagamaan, terutama saat Ramadan. Tidak heran jika berbagai program ibadah selalu menarik perhatian masyarakat untuk datang dan meramaikan masjid.
Melalui kegiatan i’tikaf ini, panitia berharap jamaah dapat memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan lebih maksimal.
Sebab dalam kepercayaan umat Islam, di antara malam-malam tersebut terdapat Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: