radartvnews.com - Sebanyak 5 ton ikan mengandung zat berbahaya formalin ini disita petugas dari sebuah mobil box bernopol BE 9006 JM yang dikemudikan sopir mobil box milik CV. Tirtayasa Iwan, perusahaan yang membeli ikan dari salah satu perusahaan perdagangan ikan di kawasan Jakarta Utara. Setelah dilakukan tes laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bandar Lampung sebanyak 5 ton ikan berbagai jenis, diantaranya ikan tongkol, ikan salem dan ikan lemeru ini dinyataan positif mengandung formalin yang sangat membahayakan kesehatan. Ikan ini disinyalir merupakan ikan impor yang masuk ke Indonesia dan dipergdangan oleh sejumlah perusahaan perdagangan ikan di sejumlah pasar tradisional di Provinsi Lampung. Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno mengatakan pihaknya melalui satgas ketahanan pangan propinsi lampung akan terus melakukan pengawasan terhadap stok dan ketersediaan pangan menjelang bulan suci Ramadan. (Jef/Leo)
Polda Amankan Lima Ton Ikan Berformalin
Selasa 16-05-2017,11:09 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 04-08-2026,21:28 WIB
Survei DAMRI Dimulai, Suara Masyarakat Jadi Kunci Pengembangan Rute Baru di Lampung Selatan
Selasa 04-08-2026,21:36 WIB
15 Mahasiswa KPI UIN RIL Resmi Diserahkan ke Radar Lampung TV dalam program PKL 2026
Selasa 04-08-2026,21:16 WIB
Tarif Terjangkau, KA Rajabasa Mulai Gunakan Kereta Api Ekonomi Premium Modifikasi
Rabu 05-08-2026,00:47 WIB
Luka Batin yang Dipendam Berpengaruh pada Kesehatan, Ini Penjelasan dr.Zaidul Akbar
Selasa 04-08-2026,20:46 WIB
Aksi Penggalangan Dana Sambil Berjoget di Dekat Pasar Tugu Tuai Beragam Respons Warganet
Terkini
Rabu 05-08-2026,20:33 WIB
Bukan Cuma di Pagi Hari, Ini Waktu Terbaik Minum Kopi untuk Hasil Maksimal!
Rabu 05-08-2026,20:32 WIB
5 Film Horor yang Sebaiknya Jangan Ditonton Sendiri, Nomor 4 Dijamin Bikin Merinding
Rabu 05-08-2026,20:28 WIB
Program SMK Go Global Dibuka 12 Agustus, Targetkan 40 Ribu Tenaga Kerja ke Luar Negeri
Rabu 05-08-2026,20:28 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga, Kurangi Ketergantungan LPG Impor
Rabu 05-08-2026,20:19 WIB