Sejarah dan Misteri Rumah Kapal Angker di Bandar Lampung
Reruntuhan bangunan tua Rumah Kapal peninggalan masa kolonial Belanda yang terletak di Jalan Rasuna Said, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.--Dokumentasi Asli ( instagram.com/infokyai )
RADARTVNEWS.COM – Di kawasan Jalan Rasuna Said, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, berdiri sebuah bangunan tua peninggalan masa kolonial Belanda yang dikenal warga dengan sebutan Rumah Kapal. Bangunan bersejarah ini memiliki daya tarik tersendiri karena arsitekturnya yang tak biasa serta kondisinya yang kini diselimuti berbagai cerita warga setempat.
Penamaan "Rumah Kapal" disematkan bukan tanpa alasan, melainkan karena rancangan fisik bangunan aslinya yang menyerupai kapal laut. Keunikan desain tersebut makin diperkuat dengan keberadaan deretan jendela berdesain bundar atau lonjong di sekeliling dindingnya, layaknya jendela pada bahtera laut.
Selain bentuk fisiknya, struktur bangunan ini juga menyimpan keunikan dari segi tata ruang. Jika dilihat dari bagian depan, Rumah Kapal tampak hanya memiliki satu lantai. Namun, jika dicermati lebih dalam, terdapat dua lantai tambahan di bagian bawah atau basement yang luas.
Konon pada masa lampau, area lantai bawah tanah dari bangunan ini sempat dimanfaatkan atau didesain secara khusus sebagai area pembuangan atau saluran air khusus. Keberadaan tingkatan bawah tanah ini kian menambah kesan misterius pada keseluruhan struktur bangunan.
BACA JUGA:Mengenal Rumah Honai: Keunikan Arsitektur Tradisional dan Filosofi Suku Dani di Papua
Sayangnya, kondisi bangunan bersejarah tersebut saat ini sangat memprihatinkan. Rumah Kapal telah lama terbengkalai, tidak berpenghuni, dan sebagian besar fisiknya kini sudah hancur menyisakan reruntuhan.
Akibat tidak terurus selama bertahun-tahun, lokasi ini melekat kuat dengan reputasi sebagai salah satu tempat paling angker di kawasan Teluk Betung. Berbagai kisah mistis dan cerita rakyat pun berkembang mengiringi sisa-sisa reruntuhan bangunan kolonial tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: