Beras Premium Langka di Ritel Modern, Pemerintah Tambah Pasokan Bulog
Ilustrasi Beras Kemasan--
RADARTVNEWS.COM — Ketersediaan beras premium di sejumlah jaringan ritel modern Indonesia menjadi perhatian pemerintah dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut ditandai dengan terbatasnya pilihan beras premium hingga kosongnya stok di sejumlah toko.
Kelangkaan ini tidak berarti persediaan beras nasional mengalami kekurangan. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai sekitar 4,6 juta ton per 18 September 2026.
Masalah utama saat ini lebih berkaitan dengan distribusi beras premium menuju jaringan ritel modern. Pemerintah pun meminta Bulog meningkatkan penyaluran untuk mengisi kembali pasokan yang terbatas.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman meminta Bulog menambah pasokan beras premium hingga 300 ribu ton untuk ritel modern. Langkah tersebut ditujukan untuk mengatasi kekosongan stok yang terjadi di sejumlah jaringan penjualan.
BACA JUGA:Stok Beras Indonesia Capai 5,1 Juta Ton, Pemerintah Klaim Siap Hadapi El Nino
Berdasarkan laporan Bisnis, kebutuhan beras premium di seluruh jaringan ritel modern diperkirakan mencapai sekitar 120 ribu hingga 135 ribu ton per bulan. Sementara itu, Bulog menyiapkan pasokan sekitar 75 ribu ton beras premium per bulan melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Kondisi tersebut membuat distribusi menjadi salah satu tantangan utama. Meski stok pemerintah cukup besar, jumlah pasokan yang masuk ke ritel modern belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan.
Selain persoalan distribusi, pemerintah juga tengah melakukan pengawasan terhadap mutu dan harga beras. Bapanas bersama Satgas Pangan Polri dan pemerintah daerah telah memantau ratusan titik, termasuk ritel modern, distributor, grosir, produsen, dan pedagang eceran.
Bapanas sebelumnya juga menyatakan pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang masih berada pada kisaran 1.500 ton per hari. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan yang terjadi di ritel modern tidak secara langsung menggambarkan kelangkaan beras secara nasional.
Pemerintah kini berupaya memperlancar distribusi dari sumber pasokan menuju ritel modern sekaligus menjaga harga agar tetap sesuai ketentuan. Langkah tersebut diharapkan dapat mengembalikan ketersediaan beras premium di rak-rak toko dan memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: sindonews