RADARTVNEWS.COM - Di era kerja yang semakin kompetitif, banyak orang menghadapi kesulitan untuk tetap fokus dan produktif. Beberapa individu mungkin mendapati diri mereka sering menunda tugas hingga dekat dengan tenggat waktu, bahkan melewati batas yang telah ditentukan. Para ahli kesehatan mental menunjukkan bahwa perilaku ini, bersamaan dengan gejala demotivasi lainnya, bisa menjadi pertanda adanya masalah depresi. Artikel ini akan mengupas lebih lanjut mengenai gejala depresi, pengaruhnya terhadap kinerja, serta strategi untuk mengatasinya.
- Gejala-Gejala Depresi di Lingkungan Kerja Depresi merupakan gangguan mental yang dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk performa di tempat kerja. Beberapa gejala depresi yang mungkin muncul antara lain: 1. Kesulitan Berkonsentrasi: Mereka yang mengalami depresi sering merasa kesulitan untuk fokus. Pikiran mereka dapat terganggu oleh perasaan cemas atau sedih, sehingga mengganggu kemampuan untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. 2. Menunda Tugas: Mengulur waktu hingga mendekati tenggat waktu adalah perilaku yang kerap kali berkaitan dengan depresi. Rasa cemas dan kesulitan untuk memulai sebuah tugas bisa membuat individu merasa terkurung. 3. Kehilangan Semangat: Perasaan putus asa dan hilangnya minat terhadap pekerjaan yang dulunya disukai merupakan tanda depresi. Individu mungkin merasa bahwa segala upaya yang dilakukan tidak ada artinya, yang akhirnya mengakibatkan penurunan produktivitas. 4. Perubahan Kebiasaan Tidur dan Makan: Depresi dapat menyebabkan perubahan yang signifikan dalam pola tidur dan kebiasaan makan. Beberapa orang mungkin tidur berlebihan atau kurang, sementara lainnya mengalami perubahan nafsu makan. 5. Perasaan Rendah Diri: Rasa kurang percaya diri dan perasaan tidak berharga dapat mengganggu keyakinan seseorang, membuat mereka merasa tidak pantas untuk berhasil di tempat kerja. BACA JUGA:Gangguan Mental Populer di Kalangan Remaja: Dari Depresi hingga ADHD, Apa Bedanya? - Metode Mengatasi Depresi di Tempat Kerja Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tanda-tanda depresi, sangat penting untuk melakukan langkah-langkah yang tepat dalam mengatasinya. Berikut adalah beberapa cara yang dapat membantu: 1. Mencari Bantuan Ahli: Berkonsultasi dengan psikiater atau psikolog dapat memberikan dukungan yang diperlukan. Terapi kognitif perilaku dan terapi lainnya bisa membantu individu memahami serta mengatasi pola pikir yang negatif. 2. Mengatur Waktu dengan Baik: Memecah tugas besar menjadi bagian yang lebih kecil dan lebih manageable dapat mengurangi rasa cemas. Gunakan teknik manajemen waktu seperti metode Pomodoro untuk meningkatkan konsentrasi. 3. Menetapkan Target yang Realistis: Buatlah tujuan yang bisa dicapai dan hindari keras pada diri sendiri. Merayakan pencapaian kecil bisa meningkatkan semangat. 4. Mengadopsi Kebiasaan Sehat: Aktivitas fisik secara teratur, pola makan yang seimbang, dan tidur yang cukup dapat membantu meningkatkan suasana hati dan energi. Olahraga juga dapat merangsang produksi endorfin, yang sering disebut sebagai hormon kebahagiaan. 5. Membangun Jaringan Dukungan: Berbincang dengan teman, keluarga, atau rekan kerja tentang perasaan Anda bisa membantu meringankan beban emosional. Dukungan sosial sangat krusial dalam proses penyembuhan. BACA JUGA:Mengenal Gejala Depresi pada Remaja: Tanda- Tanda yang Harus Diwaspadai 6. Memanfaatkan Metode Relaksasi: Aktivitas seperti meditasi, yoga, atau teknik pernapasan yang dalam dapat membantu meredakan stres dan meningkatkan kesehatan mental. Menunda tugas dan menunjukkan tanda-tanda kurangnya motivasi bisa menjadi indikasi adanya masalah depresi. Sangat penting untuk mendeteksi ciri-ciri ini dan tidak ragu untuk mencari dukungan. Dengan langkah-langkah yang tepat, orang dapat mengatasi depresi dan kembali menemukan semangat serta produktivitas di lingkungan kerja. Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala ini, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian, dan terdapat banyak sumber daya yang tersedia untuk membantu.Menunda Pekerjaan dan Tanda-Tanda Depresi, Apa yang Perlu Diketahui?
Rabu 06-08-2025,19:16 WIB
Reporter : MG 13 - Beta Aprisindi
Editor : Jefri Ardi
Kategori :
Terkait
Rabu 21-01-2026,19:40 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Memperkirakan 28 Juta Penduduk Indonesia Mengalami Gangguan Kejiwaan
Senin 06-10-2025,11:29 WIB
Hypophrenia: Kondisi Emosional yang Bikin Sedih Tiba-Tiba
Rabu 20-08-2025,01:25 WIB
Remaja di Ambang Krisis: Mengungkap Rahasia Depresi dan Kecemasan yang Mengintai
Sabtu 16-08-2025,15:21 WIB
Ketika Depresi Menjadi Panggilan Untuk Berubah: Peluang Pemulihan dan Harapan
Sabtu 16-08-2025,15:14 WIB
Mengungkap Efek Mengejutkan Secondary Traumatic Stress pada Kesehatan Mental
Terpopuler
Jumat 23-01-2026,16:32 WIB
Perubahan Mood pada Wanita Saat PMS Menjadi Fenomena yang Umum Terjadi
Jumat 23-01-2026,15:53 WIB
Papa Zola Di Layar Lebar Hari ini, Tonton Sekarang!
Jumat 23-01-2026,16:16 WIB
Minat Wanita Terhadap Makeup Terus Meningkat Sebagai Bentuk Ekspresi Diri
Jumat 23-01-2026,15:39 WIB
Mengenal Manfaat Kolagen Bagi Tubuh Serta Makanan Yang Mengandung Kolagen Alami
Jumat 23-01-2026,16:14 WIB
Kurangi Penggunaan Kantung Plastik! Ini Efek Sampah Kantung Plastik Pada Kehidupan Sehari-hari
Terkini
Jumat 23-01-2026,22:45 WIB
Di Balik Pesta Demokrasi, Akademisi Ungkap Sisi 'Gelap' Pilkada Langsung
Jumat 23-01-2026,22:36 WIB
Biaya Tinggi dan Politik Uang, Akademisi Lampung Soroti Sisi Positif Pilkada Tidak Langsung
Jumat 23-01-2026,22:19 WIB
Masa Depan Terlalu Berharga untuk Judol dan Narkoba, Ini Pesan Wali Kota untuk Pelajar Bandar Lampung
Jumat 23-01-2026,20:51 WIB