BANDAR LAMPUNG- Warga jalan Raden Intan, Gunung Sari, Tanjung Karang Pusat, Bandarlampung, Senin pagi (13/2) geger. Seorang tunawiswa ditemukan meninggal dunia. Kuat dugaan pria tanpa identitas meninggal dikarenakan sakit. Adanya laporan dari warga, Tim Inafis dari Polresta Bandarlampung langsung mendatangi lokasi, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, dibantu dengan petugas kelurahan Gunung Sari. Tim inafis langsung mengecek kondisi jenazah, untuk memastikan apakah ada tanda-tanda kekerasan. Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan. Fatmawati saksi mata dilokasi kejadian mengatakan, ia baru mengetahui adanya mayat didepan ruko setelah diberitahu oleh rekannya sekira jam 8 pagi. Diketahui pria yang biasa disapa botak itu baru 10 hari berada di Bandarlampung sebelumnya ia berada di Palembang. Sekretaris Lurah Gunung Sari, Uun Sesulihing Warno mengatakan dapat dipastikan korban bukan warga Gunung Sari, korban meninggal dikarenakan sakit asma. Pria paruh baya terebut langsung dibawa keruang jenazah RS Abdul Moeloek Bandar Lampung. Untuk diserahkan kepihak keluarga.(lds/san)
Geger Jasad Didepan Ruko
Senin 13-02-2023,21:00 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 19-09-2026,21:54 WIB
Senyum Nyonya Rentenir, Juragan Batu dan Dua Badut yang Diterjunkan
Sabtu 19-09-2026,19:46 WIB
Akses ke Pemakaman Akhirnya Dibuka, Warga Padang Ratu Sambut Lega
Sabtu 19-09-2026,19:31 WIB
Waspada Gempa Megathrust, BMKG Tegaskan Bukan Ramalan tapi Potensi yang Harus Dimitigasi
Minggu 20-09-2026,00:18 WIB
Tidak Hanya untuk Sushi, Rumput Laut Punya Banyak Manfaat
Sabtu 19-09-2026,18:39 WIB
Malam ini, Pemprov DKI Padamkan Lampu Satu Jam peringati Hari Ozon Sedunia
Terkini
Minggu 20-09-2026,02:08 WIB
Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar AS untuk Palestina
Minggu 20-09-2026,00:18 WIB
Tidak Hanya untuk Sushi, Rumput Laut Punya Banyak Manfaat
Minggu 20-09-2026,00:07 WIB
Sering Lupa Rakaat dan Pikiran Melayang Saat Shalat? Ternyata Ini Penyebabnya
Sabtu 19-09-2026,22:35 WIB
Prabowo Soroti Puluhan Ribu Kapal Asing di Laut Indonesia, Nelayan Lokal Jadi Perhatian
Sabtu 19-09-2026,21:54 WIB