radartvnews.com – Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS mulai dirasakan dampaknya oleh pedagang tahu dan tempe, seperti yang terpantau di pasar Pasir Gintung, Minggu pagi. Akibat kenaikan harga kedelai, para pedagang-pedagang tahu dan tempe ini terpaksa memperkecil ukuran cetak tahu dan tempe yang akan dijual. Usman, salah satu pedagang tempe di pasar Pasir Gintung mengaku untuk menyiasati kenaikan harga kedelai dirinya terpaksa mengecilkan ukuran tempe yang dijual sehingga tidak perlu menaikkan harga. Hal ini dilakukan karena jika harga dinaikkan dikhawatirkan takut tidak laku dijual, saat ini harga tempe berkisar 2500 rupiah hingga lima ribu rupiah tergantung ukuran. Hal senada juga disampaikan Susi pedagang tahu ini mengatakan bahwa meski harga kedelai sudah naik dirinya tetap mempertahankan harga jual tahu buatannya dengan konsekuensi penghasilannya turun. Oleh karena itu ukuran tahu dibuat sedikit lebih kecil dari ukuran sebelumnya. Susi juga mengaku kerap mendapat komplain dari pembeli yang mengeluhkan ukuran tahu yang ukurannya mengecil, meski demikian harga jual tahu masih berkisar 5 ribu rupiah untuk 10 potong tahu. Para pedagang ini berharap agar kedepan pemerintah dapat kembali menstabilkan harga kedelai sebagai bahan dasar pembuatan tahu dan tempe.(liz/ayu/jef)
Harga Kedelai Mahal, Pedagang Perkecil Ukuran Tahu dan Tempe
Senin 29-08-2016,12:36 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-04-2026,13:45 WIB
Manfaat Kimchi, Makanan Fermentasi Khas Korea
Kamis 16-04-2026,12:15 WIB
Isu Dialog AS–Iran Bikin Harga Minyak Turun, Pasar Mulai Tenang!
Kamis 16-04-2026,13:13 WIB
Relasi Artis dan Fans Dipertanyakan, Vokalis LANY Tuai Sorotan Publik
Kamis 16-04-2026,13:27 WIB
Era Baru Pangan Indonesia, 7 Komoditas Ini Disebut Tak Perlu Impor Lagi
Kamis 16-04-2026,13:30 WIB
Cara Membuat Black Garlic di Rumah dengan Rice Cooker, Ini Tips dan Manfaatnya
Terkini
Kamis 16-04-2026,19:37 WIB
Hujan Deras Berkepanjangan Sebabkan Banjir di Sejumlah Wilayah Lampung, Aktivitas Warga Terganggu Parah
Kamis 16-04-2026,19:29 WIB
Banjir Kembali Rendam Bandar Lampung, Warga Terdampak Mulai Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum
Kamis 16-04-2026,19:18 WIB
Sepanjang 2025, KAI Divre IV Tanjung Karang Tertibkan Puluhan Perlintasan Ilegal
Kamis 16-04-2026,19:07 WIB
Akses Sulit ke Pantai Gigi Hiu, Pemprov Lampung Siapkan Perbaikan Jalan Wisata
Kamis 16-04-2026,17:15 WIB