Bibir Kering dan Pecah-Pecah? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
--
RADARTVNEWS.COM — Bibir kering dan pecah-pecah merupakan masalah yang cukup umum dan dapat dialami siapa saja. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat menyebabkan bibir terasa sakit, mengelupas, terluka hingga berdarah.
Berbeda dengan kulit tubuh lainnya, bibir tidak memiliki kelenjar minyak yang berfungsi menjaga kelembapan. Karena itu, bibir lebih mudah mengalami kekeringan, terutama ketika tubuh kekurangan cairan atau terpapar kondisi lingkungan tertentu.
Menurut dr. Sotya Prasari, terdapat sejumlah faktor yang dapat menyebabkan bibir kering dan pecah-pecah. Beberapa di antaranya adalah:
- Dehidrasi, akibat kurangnya asupan cairan.
- Cuaca ekstrem, baik panas maupun dingin, yang dapat mengurangi kelembapan bibir.
- Kebiasaan menjilat bibir, yang justru dapat membuat bibir semakin kering.
- Kekurangan nutrisi, terutama vitamin B, vitamin C, dan zat besi.
- Alergi atau iritasi akibat makanan maupun produk kosmetik tertentu.
- Paparan sinar matahari yang dapat merusak lapisan kulit bibir.
- Infeksi jamur atau bakteri, termasuk peradangan di sudut bibir.
- Efek samping obat-obatan tertentu, seperti isotretinoin dan beberapa jenis obat lainnya.
BACA JUGA:4 Bahan Alami untuk Scrub Bibir, Begini Cara Menggunakannya dengan Tepat
Kondisi bibir pecah-pecah juga dapat semakin terasa ketika seseorang berada di lingkungan dengan udara yang kering. Kebiasaan bernapas melalui mulut juga dapat membuat bibir lebih cepat kehilangan kelembapan. Karena itu, menjaga kondisi tubuh dan lingkungan tetap mendukung kelembapan kulit menjadi bagian dari upaya pencegahan.
Untuk membantu mengatasi sekaligus mencegah kondisi tersebut, kebutuhan cairan tubuh perlu dicukupi. dr. Marianti dalam artikel Alodokter menyebutkan bahwa minum air putih setidaknya delapan gelas sehari dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Selain itu, hindari kebiasaan menjilat bibir. Air liur yang menguap dapat membuat permukaan bibir semakin kering. Penggunaan lip balm juga dapat membantu menjaga kelembapan, terutama produk yang mengandung petroleum jelly atau bahan seperti minyak kelapa dan lidah buaya.
Perlindungan dari sinar matahari juga penting. Penggunaan lip balm dengan SPF, kemudian menjaga asupan buah, sayuran, dan makanan bergizi dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi. Penggunaan humidifier juga dapat dipertimbangkan untuk menjaga kelembapan udara, khususnya ketika sering berada di ruangan ber-AC.
Dalam perawatannya, bibir yang sedang pecah-pecah sebaiknya tidak dikupas atau ditarik bagian kulitnya. Kebiasaan tersebut dapat membuat permukaan bibir semakin iritasi dan memperbesar risiko terjadinya luka. Memastikan bibir tetap terlindungi dan lembap dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Jika bibir tetap kering, mengalami luka, bengkak, atau sulit sembuh meskipun sudah dirawat, sebaiknya kondisi tersebut diperiksakan kepada dokter. Bibir pecah-pecah yang tidak kunjung membaik dapat berkembang menjadi peradangan atau infeksi sehingga membutuhkan penanganan yang sesuai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: