Prabowo Turun Langsung Tangani Karhutla di Sumatra, Pastikan Api Padam dan Tak Berulang

Prabowo Turun Langsung Tangani Karhutla di Sumatra, Pastikan Api Padam dan Tak Berulang

-youtube@sekretariatpresiden-

RADARTVNEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto kembali turun langsung menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra.

Presiden bertolak ke Pekanbaru, Riau, sebelum melanjutkan kunjungan kerja ke Palembang, Sumatra Selatan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan cepat dan efektif di lapangan.

Dalam agenda tersebut, Prabowo memimpin rapat penanganan Karhutla bersama jajaran terkait. Pemerintah daerah, TNI dan Polri diminta memperkuat koordinasi untuk memastikan seluruh titik api dapat segera dipadamkan.

Tak hanya fokus pada pemadaman, Presiden juga menekankan pentingnya langkah pencegahan agar kebakaran tidak kembali terjadi. Salah satunya melalui pembangunan sumur bor di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Pemantauan terhadap titik-titik rawan Karhutla juga diminta dilakukan secara lebih ketat. Pangdam dan Kapolda bersama pemerintah daerah diarahkan untuk membangun koordinasi terpadu dalam mengantisipasi munculnya titik api baru.

Sejumlah langkah penanganan juga disiapkan, mulai dari Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pengerahan helikopter untuk water bombing, hingga pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Darat.

Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pemadaman api sekaligus mengurangi dampak kabut asap yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Sumatra.

Penanganan Karhutla mencakup sejumlah daerah terdampak, di antaranya Riau, Sumatra Selatan, Jambi, hingga Lampung.

Presiden menegaskan penanganan tidak boleh berhenti pada pemadaman titik api. Sistem pencegahan permanen perlu diperkuat agar persoalan Karhutla tidak terus berulang setiap musim kemarau.

Melalui kunjungan langsung ini, pemerintah ingin memastikan seluruh jajaran bergerak bersama dan penanganan Karhutla dapat diselesaikan hingga kondisi kembali aman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: youtube @sekretariatpresiden