Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Berhasil Diringkus Polisi
lokasi ancaman teror bom sdn serengseng sawah 15--google
RADARTVNEWS.COM – Aparat kepolisian bergerak cepat meredam kepanikan di sektor pendidikan. Pria yang bertanggung jawab atas penyebaran pesan ancaman peledakan di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kini telah ditangkap. Insiden menegangkan ini sempat mengacaukan situasi lantaran terjadi tepat pada pembukaan tahun ajaran baru.
Tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Selatan sukses menciduk terduga pelaku berinisial MY (34) dalam waktu kurang dari satu hari. Pemuda tersebut dijemput petugas di rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi institusi pendidikan tersebut.
Kronologi Gangguan Keamanan: Ancaman di Tengah Upacara MPLS
Kegembiraan menyambut hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mendadak berubah menjadi situasi darurat. Berikut rentetan peristiwa yang sempat membuat geger lingkungan Sekolah:
Pesan Teror Lewat Aplikasi Chat: Ancaman dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp yang menyasar langsung ke nomor pribadi guru kelas 1 serta bagian tata usaha. Pelaku mengirim pesan tersebut ketika kegiatan upacara bendera pagi hari sedang berlangsung, dengan klaim bahwa bahan peledak telah dipasang di 11 area sekolah.
Proses Pengosongan Gedung: Sadar akan bahaya yang mengancam, manajemen sekolah segera melapor ke pihak berwajib dan langsung menginstruksikan pengosongan area. Seluruh pelajar dan staf dievakuasi menjauh dari kompleks bangunan sekolah demi keselamatan.
Pemeriksaan Ketat Tim Gabungan: Penanganan kasus ini turut melibatkan satuan antiteror Densus 88 bersama tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya untuk menyisir lokasi. Usai pelacakan mendalam selama berjam-jam, dipastikan tidak ada material berbahaya apa pun dan situasi dinyatakan aman.
Hasil Pemeriksaan: Pelaku Mengaku Cuma Main-main
Setelah digelandang ke Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), pelaku langsung diinterogasi secara intensif. Di hadapan penyidik, pria tersebut berdalih bahwa tindakan menyebar ketakutan tersebut didasari oleh motif keisengan semata tanpa maksud lebih jauh.
Kendati pelaku berdalih hanya bermaksud bercanda, aparat penegak hukum tidak menganggap remeh masalah ini. Polisi terus melakukan pendalaman bersama satuan antiteror guna menyelidiki latar belakang serta memeriksa kondisi psikologis pelaku secara komprehensif.
Pembelajaran Kembali Berjalan Normal
Akibat tindakan gegabah tersebut, pelaku kini terancam hukuman berat atas dugaan pelanggaran hukum terkait penyebaran informasi bohong yang memicu kegaduhan publik.
Di sisi lain, setelah kawasan sekolah dipastikan steril dari segala risiko oleh otoritas keamanan, suasana di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terpantau kembali kondusif. Rangkaian agenda sekolah bagi para murid baru dipastikan tetap berjalan dengan pengawasan ketat guna menjamin kenyamanan psikologis anak-anak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
