Fenomena Strawberry Moon Hiasi Langit Malam Ini, Mengapa Disebut Demikian?
Potret fenomena astronomi Strawberry Moon yang memperlihatkan permukaan bulan purnama dengan rona merah muda yang memukau di antara hamparan bintang.--pinterest
RADARTVNEWS.COM - Para pencinta astronomi dan pengamat langit malam akan dimanjakan oleh pemandangan indah malam ini. Fenomena astronomi Strawberry Moon atau Bulan Stroberi akan mencapai puncaknya dan dapat disaksikan di berbagai wilayah, termasuk Indonesia, sepanjang malam asalkan cuaca cerah.
Kemunculan bulan purnama di bulan Juni ini selalu menarik perhatian publik, bukan hanya karena keindahannya, tetapi juga karena namanya yang unik. Lalu, apa sebenarnya Strawberry Moon itu?
Asal-usul Nama yang Unik
Banyak orang mengira Strawberry Moon berarti bulan akan berubah warna menjadi merah terang atau berbentuk seperti buah stroberi. Faktanya, nama ini tidak ada hubungannya dengan warna atau bentuk fisik bulan malam ini.
Julukan ini berasal dari tradisi suku-suku asli Amerika Utara, salah satunya suku Algonquin. Bagi mereka, kemunculan bulan purnama di bulan Juni menjadi penanda alami bahwa buah stroberi liar sudah matang dan siap untuk dipanen.
Di belahan dunia lain, fenomena ini juga memiliki nama berbeda yang disesuaikan dengan musim setempat:
Eropa : Disebut Rose Moon (Bulan Mawar) karena menandakan waktu mekarnya bunga mawar, atau Mead Moon karena waktu panen madu.
Belahan Bumi Selatan : Sering disebut Oak Moon atau Cold Moon karena mereka sedang memasuki musim dingin.
Mengapa Warnanya Terlihat Berbeda di Dekat Horizon?
Meski secara ilmiah ini adalah bulan purnama biasa, Strawberry Moon sering kali tampak memiliki semburat warna kemerahan atau merah muda yang samar, terutama saat baru terbit di ufuk timur (horizon).
Penjelasan Ilmiah : Fenomena perubahan warna ini terjadi akibat efek Rayleigh Scattering (hamburan Rayleigh). Saat posisi bulan masih rendah di dekat horizon, cahayanya harus melewati lapisan atmosfer bumi yang lebih tebal untuk sampai ke mata kita. Atmosfer menyebarkan cahaya gelombang pendek (biru dan ungu) dan membiarkan cahaya gelombang panjang (merah dan jingga) lolos, memberikan efek visual warna hangat yang indah.
Cara Terbaik Menikmatinya
Untuk menikmati keindahan Strawberry Moon, Anda tidak memerlukan alat bantu seperti teleskop. Fenomena ini bisa dilihat langsung dengan mata telanjang.
Berikut beberapa tips untuk mendapatkan pengalaman visual terbaik nanti malam:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
