Gunung Dukono Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada Sebaran Abu Vulkanik
Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali erupsi -PVMBG-google
RADARTVNEWS.COM - Gunung Dukono yang berada di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Senin (8/6/2026) pukul 09.12 WIT. Erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 34 milimeter dan durasi sekitar 60,48 detik.
Aktivitas vulkanik ini menambah daftar panjang letusan yang terjadi di Gunung Dukono dalam beberapa hari terakhir. Gunung api yang berstatus Level II (Waspada) tersebut masih menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi dan terus dipantau oleh petugas vulkanologi.
Berdasarkan laporan pemantauan, erupsi Gunung Dukono merupakan fenomena yang cukup sering terjadi karena gunung tersebut termasuk salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Letusan yang terjadi umumnya disertai lontaran abu vulkanik dengan ketinggian yang bervariasi.
Sebaran abu vulkanik dipengaruhi oleh arah dan kecepatan angin di sekitar kawasan gunung. Kondisi ini membuat wilayah yang terdampak abu dapat berubah sewaktu-waktu sehingga masyarakat diminta terus memperhatikan informasi resmi dari pihak berwenang.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan aktivitas Gunung Dukono. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang yang menjadi pusat erupsi.
Selain itu, warga yang berada di sekitar kawasan gunung juga disarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Abu vulkanik yang terbawa angin dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.
BACA JUGA: Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Selatan, Bangunan Rusak dan Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Aktivitas erupsi yang terus berulang menunjukkan bahwa suplai magma dan tekanan gas vulkanik di bawah permukaan masih cukup aktif. Dalam beberapa pekan terakhir, Gunung Dukono tercatat mengalami puluhan kali erupsi dengan karakteristik yang relatif serupa.
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan permukiman akibat erupsi terbaru tersebut. Aktivitas masyarakat di luar zona bahaya masih berlangsung normal dengan tetap memperhatikan arahan dari petugas.
Pemerintah daerah bersama PVMBG akan terus melakukan pengawasan dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat. Warga diharapkan tetap tenang namun waspada serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait kondisi Gunung Dukono. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: