Java Jazz Festival 2026 Makin Meriah Berkat Penampilan Penuh Energi dari Diskoria!
Diskoria Tampil Memeriahkan Java Jazz Festival --Media Indonesia
RADARTVNEWS.COM - Gelaran International Java Jazz Festival 2026 kembali jadi salah satu festival musik paling ramai dibicarakan tahun ini. Setelah lebih dari dua dekade hadir di Indonesia, Java Jazz menghadirkan sensasi baru yang tidak cuma identik dengan musik jazz klasik saja.
Tahun ini, Java Jazz diselenggarakan di kawasan NICE PIK 2, Tangerang. Meski lokasi baru membuat banyak pengunjung harus menempuh perjalanan lebih jauh, antusiasme penonton tetap tinggi. Ribuan orang rela datang demi menikmati pengalaman musik yang selalu berhasil terasa hangat dan akrab setiap tahunnya.
Di tengah deretan nama besar yang tampil, salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari Diskoria. Grup yang dikenal lewat eksplorasi musik disko Indonesia ini sukses menghadirkan suasana pesta yang berbeda di Java Jazz 2026.
Bahkan hujan deras yang mengguyur area festival pada Sabtu malam tidak membuat penonton meninggalkan panggung mereka.
Mengusung konsep “Diskoria Live Jazz Set”, mereka berbagi panggung dengan sederet musisi dari generasi berbeda, mulai dari Andien, Harvey Malaihollo, Neida, Morad, hingga gitaris Nikita Dompas.
Kolaborasi tersebut berhasil membuat penampilan terasa lebih hidup sekaligus memperlihatkan bagaimana musik lama bisa terdengar segar di telinga generasi sekarang.
Beberapa lagu yang dibawakan malam itu antara lain “Sakura Abadi”, “Tanah Air”, “Pelangi Cinta”, hingga “Sakura” milik Fariz RM. Menariknya, lagu-lagu tersebut diaransemen ulang dengan nuansa jazz dan disko yang tetap mengundang penonton untuk bernyanyi bersama.
BACA JUGA: ARMY Indonesia Bersiap! BTS Resmi Gelar Konser di GBK pada Desember 2026
Bagi banyak orang, Diskoria mungkin terlihat seperti grup musik yang fokus pada nostalgia saja.Namun jika kita kulik lebih dalam, mereka sebenarnya sedang membawa kembali budaya menikmati musik Indonesia di lantai dansa.
Personel Diskoria pernah bercerita bahwa mereka terinspirasi setelah melihat adanya anggapan kalau lagu Indonesia tidak cocok diputar di klub. Dari keresahan itu, lahirlah ide untuk memperkenalkan kembali musik pop dan disko lokal kepada generasi baru.
Yang membuat Diskoria menarik adalah cara mereka menggabungkan unsur lawas dengan pendekatan modern. Mereka berinovasi dengan mengubah alunan musik lama menjadi pengalaman musik yang cocok didengar oleh anak muda hari ini. Mulai dari visual, remix, sampai konsep live set yang hybrid membuat penampilan mereka terasa berbeda dari grup musik kebanyakan.
BACA JUGA: Masih Sering Terjadi, Ini Tips Biar Nggak Ketipu Saat Beli Tiket Konser
Selain itu, Diskoria juga dikenal sering mengajak musisi lintas generasi untuk berkolaborasi. Mereka yakin bahwa musik yang bagus tidak pernah benar-benar kehilangan tempatnya. Karena itu, lagu-lagu Indonesia era lama tetap bisa terasa dekat dengan pendengar muda sekarang.
Bagi yang baru mengenal Diskoria maupun yang terpikat setelah menyaksikan mereka di Java Jazz 2026, album terbaru mereka, Intonesia, bisa menjadi pilihan tepat untuk mulai mengeksplorasi karya-karyanya.
Festival yang dilangsungkan selama tiga hari ini dimulai dari tanggal 29-31 Mei 2026 yang lalu. Tak hanya menghibur, International Java Jazz Festival 2026 juga menjadi ajang bertemunya berbagai genre, mulai dari R&B, soul, pop, elektronik, sampai musik dansa lokal yang kini semakin punya tempat di hati penonton muda. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: