Tersapu Banjir Bandang 7,6 Km Hingga Pulau Pasaran, 2 Mahasiswi Unila Ditemukan Meninggal Dunia

Tersapu Banjir Bandang 7,6 Km Hingga Pulau Pasaran, 2 Mahasiswi Unila Ditemukan Meninggal Dunia

EVAKUASI : Tim gabungan Basarnas dalam proses evakuasi korban air bah dari Taman Wisata Wira Garden.-Basarnas-

BANDARLAMPUNG, RADARTVNEWS.COM – Upaya pencarian tim gabungan Basarnas, polisi dan TNI berhasil menemukan dua mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Lampung

Fatmawati dan Bunga Rosana sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, di kawasan perairan Pulau Pasaran,  Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, pada Kamis 2 April 2026 pagi.

Dua mahasiswi Unila ini terseret hingga 7,64 kilometer arah Timur Tenggara dari lokasi awal sapuan air bah di area sungai Taman Wisata Wira Garden, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Timur.

Dilihat jauh jarak penemuan dua jasad gadis asal Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Kota Metro di kawasan laut, menunjukan betapa dahsyatnya terjangan air bah yang menyapu mereka.  

BACA JUGA:Unila Berduka, 2 Mahasiswi FMIPA Terseret Banjir Bandang Sungai Wira Garden

Proses evakuasi dua mahasiswi ini menggunakan perahu milik nelayan Pulau Pasaran. 

Sekilas Insiden Wira Garden 

Duka memayungi civitas akademika Universitas Lampung. Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447, dua orang mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dikabarkan hilang tersapu air bah.

Hingga berita ini diturunkan Rabu 1 April 2026 petang, Tim gabungan Basarnas, BPBD, polisi dan TNI masih melakukan pencarian atas dua mahasiswa yang tengah menikmati liburan lebaran di Taman Wisata Wira Garden, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Timur.

Peristiwa naas menimpa Fatmawati dan Bunga Rosana. Dua korban berusia 22 tahun ini sedang menikmati wisata di aliran sungai.  

Fatmawati tercatat sebagai warga Desa Indraloka Jaya, Simpang Asahan, Kecamatan Way Kenanga, Kabupatan Tulang Bawang Barat.

Untuk Bunga Rosana  merupakan warga Kelurahan Hadi Mulyo, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro. 

Kronologi Kejadian 

Dalam laporan dari Kapolsek Telukbetung Timur Kompol Toni Apriadi kepada Kapolresta Bandar Lampung disebutkan kronologi kejadian. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait