TOEFL, IELTS, atau TOEIC? Simak Perbedaan Lengkapnya Sebelum Daftar Kuliah atau Kerja!

TOEFL, IELTS, atau TOEIC? Simak Perbedaan Lengkapnya Sebelum Daftar Kuliah atau Kerja!

-pixabay (viarami)-

RADARTVNEWS.COM – Memasuki musim penerimaan mahasiswa baru dan gelombang wisuda 2026, kebutuhan akan sertifikat bahasa Inggris meningkat. TOEFL, IELTS, dan TOEIC kini jadi syarat penting, baik untuk melanjutkan studi maupun melamar pekerjaan.

Namun, masih banyak yang belum memahami perbedaan mendasar dari ketiga tes ini. Oleh karena itu, jangan salah memilih tes. Pilihlah sesuai kebutuhan agar tidak menyia-nyiakan waktu dan biaya.

• Sama-sama Tes Bahasa Inggris, Namun Tujuannya Berbeda

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) umumnya digunakan untuk kebutuhan akademik, khususnya bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Tes ini biasanya digunakan oleh universitas sebagai standar kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa internasional.

Sementara itu, IELTS (International English Language Testing System) memiliki cakupan yang lebih luas. Selain untuk keperluan akademik, IELTS juga digunakan untuk kebutuhan migrasi ke negara-negara seperti Inggris, Australia, atau Selandia Baru. 

Berbeda dari keduanya, TOEIC (Test of English for International Communication) lebih difokuskan pada kemampuan bahasa Inggris dalam dunia kerja. Tes ini dirancang untuk menilai kemampuan komunikasi sehari-hari di lingkungan profesional atau bisnis internasional. 

• Perbedaan Materi dan Pendekatan Tes

TOEFL dan IELTS sama-sama menguji empat kemampuan utama, yaitu listening, reading, writing, dan speaking. Namun, terdapat perbedaan penting. TOEFL cenderung menggunakan American English, sementara IELTS lebih mengadopsi British English. 

Di sisi lain, TOEIC awalnya hanya menguji dua kemampuan, yaitu listening dan reading. Akan tetapi, saat ini sudah tersedia tes speaking dan writing. Dengan begitu, peserta dapat mengambil tes kemampuan yang berbeda sesuai kebutuhan, dengan hasil penilaian secara terpisah. 

• Perbedaan Sistem Skor

Setiap tes juga memiliki sistem penilaian yang berbeda. TOEFL iBT (internet-Based Test) menggunakan skor hingga 120. TOEFL PBT (Paper Based Test) menggunakan skor berkisar antara 310–677. TOEFL CBT (Computer Based Test) memiliki skala skor antara 30-300. TOEFL ITP (Institutional Testing Program) memiliki skor maksimal 600.

Sementara itu, IELTS menggunakan band score 0–9. Adapun TOEIC memiliki rentang skor hingga 990 untuk tes listening dan reading.

Perbedaan sistem ini membuat hasil tes skor antartes tidak bisa dikonversi secara langsung. Setiap sistem memiliki standar dan metode penilaian yang berbeda. 

Beberapa institusi memang mulai memberikan fleksibilitas dengan menerima berbagai jenis tes. Meski begitu, memahami kebutuhan sejak awal tetap menjadi kunci utama agar tidak salah langkah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: