Banyak yang Belum Tahu! Ini Perbedaan Kelistrikan Motor AC dan DC
ilustrasi kelistrikan motor-Pinterest-
RADARTVNEWS.COM - Sistem kelistrikan merupakan salah satu elemen vital dalam sepeda motor yang berperan dalam menunjang kinerja berbagai komponen, mulai dari pencahayaan hingga sistem pengapian.
Secara umum, kelistrikan motor terbagi menjadi dua jenis, yaitu sistem AC (Alternating Current) dan DC (Direct Current). Keduanya memiliki karakteristik dan cara kerja yang berbeda.
- Sistem Kelistrikan AC pada Motor
Pada sistem AC, sumber arus listrik dihasilkan langsung dari spul atau alternator yang terhubung dengan putaran mesin. Artinya, listrik baru akan tersedia ketika mesin dalam kondisi hidup dan berputar.
Arus yang dihasilkan kemudian diatur oleh regulator atau kiprok untuk menyesuaikan kebutuhan komponen kelistrikan, terutama lampu.
Karena bergantung pada putaran mesin, intensitas cahaya lampu depan pada sistem AC akan berubah-ubah.
BACA JUGA: Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Aki Kering dan Basah yang Wajib Diketahui
Saat mesin berada pada putaran rendah atau idle, cahaya lampu cenderung redup. Namun, ketika putaran mesin meningkat, cahaya lampu akan semakin terang.
Hal ini menjadi ciri khas utama sistem kelistrikan AC.
- Sistem Kelistrikan DC pada Motor
Berbeda dengan AC, sistem DC menggunakan aki sebagai sumber utama arus listrik. Semua kebutuhan kelistrikan, termasuk lampu utama, disuplai langsung dari aki.
Peran spul pada sistem ini lebih difokuskan sebagai penghasil arus yang kemudian disearahkan dan digunakan untuk mengisi ulang aki.
Sistem ini umumnya sudah menggunakan konfigurasi fullwave, sehingga distribusi arus listrik menjadi lebih stabil.
Ciri paling mudah dikenali dari sistem DC adalah lampu depan yang langsung menyala terang saat kunci kontak berada di posisi ON, bahkan sebelum mesin dihidupkan. Intensitas cahaya juga tidak terpengaruh oleh putaran mesin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: