Operasi Simpatik di Tol Bakter: Hangatnya Kepedulian di Tengah Arus Mudik Lebaran
Guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan selama arus mudik Lebaran 2026, pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) menggelar kegiatan Operasi Simpatik di Rest Area KM 49A, Rabu 18 Maret 2026.-Foto : Ist-
LAMPUNG, RADARTVNEWS.COM - Suasana Rest Area KM 49A di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) tampak berbeda pada Rabu, 18 Maret 2026. Di tengah ramainya arus mudik Lebaran, para pemudik tidak hanya beristirahat, tetapi juga merasakan sentuhan kepedulian dari pengelola jalan tol yang menggelar Operasi Simpatik.
Kegiatan ini menjadi oase di tengah perjalanan panjang para pemudik. Tak sekadar berhenti melepas lelah, mereka diajak untuk kembali mengingat pentingnya keselamatan berkendara. Petugas memberikan edukasi langsung—mulai dari menjaga kondisi fisik pengemudi, mematuhi batas kecepatan, hingga memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melanjutkan perjalanan.
Suasana pun terasa hangat ketika para pengguna jalan menerima snack dan makanan ringan yang dibagikan petugas. Bagi sebagian pemudik, perhatian kecil ini menjadi energi tambahan untuk melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Tak hanya itu, kolaborasi dengan Toyota menghadirkan layanan servis kendaraan gratis yang langsung dimanfaatkan para pemudik. Pemeriksaan ringan seperti pengecekan oli, rem, tekanan ban, hingga komponen penting lainnya dilakukan untuk memastikan kendaraan tetap aman di perjalanan jauh.
Manager Usaha Jasa Lainnya PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Irpan Sahpani, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya di masa arus mudik yang identik dengan tingginya mobilitas.
“Kami ingin memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga menghadirkan layanan nyata seperti servis gratis dan pembagian snack. Harapannya, pengguna jalan lebih siap, baik secara fisik maupun kondisi kendaraan,” ujarnya.
BACA JUGA:Alasan Pemerintah Tetapkan Lebaran Sabtu, Jadikan Perbedaan sebagai Ruang Toleransi
Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan rest area sebagai tempat beristirahat. Menurutnya, kelelahan menjadi salah satu faktor risiko utama dalam perjalanan jarak jauh.
Respons positif pun datang dari para pemudik. Salah satunya Yudi, pemudik asal Serpong dengan tujuan Lubuklinggau, yang merasa terbantu dengan layanan yang tersedia.
“Alhamdulillah, kendaraan kami sudah dicek sebelum berangkat lagi. Semoga perjalanan kami lancar dan bisa segera berkumpul dengan keluarga,” ungkapnya penuh harap.
Di balik hiruk pikuk arus mudik, Operasi Simpatik ini menjadi pengingat bahwa perjalanan bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga tentang keselamatan di setiap kilometer yang ditempuh.
Pengelola Tol Bakter pun terus mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi aturan berkendara, mulai dari menjaga batas kecepatan maksimal 100 km/jam, memastikan kondisi tubuh tetap prima, hingga rutin memeriksa kendaraan. Pemudik juga diingatkan untuk menjaga keamanan saat berada di rest area, seperti mengunci kendaraan dan tidak meninggalkan barang berharga.
Untuk kenyamanan perjalanan, pengguna jalan disarankan memastikan saldo e-toll mencukupi serta memperbarui informasi lalu lintas melalui aplikasi Astoll by HKA atau layanan call center 150700. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: