Cara Merawat Hijab Viscose Agar Tetap Lembut, Tidak Kusam, dan Tahan Lama
ilustrasi-foto: Pinterest-
Hijab berbahan viscose menjadi salah satu pilihan favorit banyak Perempuan saat ini karena karakter kainnya yang ringan, halus, adem, dan mudah dibentuk. Bahan viscose juga memiliki tampilan yang jatuh sehingga memberikan kesan rapi dan elegan saat digunakan. Tidak heran jika Hijab viscose sering dipakai untuk aktivitas sehari-hari maupun acara formal.
Meskipun nyaman dipakai, hijab viscose tergolong kain yang cukup sensitif. Jika tidak dirawat dengan benar, hijab bisa cepat kusam, berbulu, melar, bahkan berubah tekstur menjadi kasar hingga berlubang. Oleh karena itu, diperlukan cara perawatan khusus agar hijab viscose tetap awet dan terlihat seperti baru meskipun sudah sering dipakai.
Mengenal Karakteristik Bahan Viscose
Sebelum membahas cara perawatannya, penting untuk memahami karakter bahan viscose. Viscose merupakan serat semi-alami yang berasal dari olahan selulosa kayu. Bahan ini memiliki daya serap tinggi, sehingga terasa sejuk saat dikenakan. Namun, seratnya cukup rapuh saat basah dan mudah rusak jika mendapatkan perlakuan kasar. Inilah alasan mengapa hijab viscose tidak boleh dicuci atau diperlakukan sembarangan.
1. Cuci dengan Lembut Menggunakan Tangan
Cara paling aman untuk mencuci hijab viscose adalah dengan mencucinya secara manual menggunakan tangan. Rendam hijab dalam air dingin atau air suhu normal, lalu gosok perlahan pada bagian yang kotor. Hindari mengucek terlalu keras karena dapat merusak serat kain dan menyebabkan hijab berbulu.
Jika ingin menggunakan mesin cuci, sebaiknya masukkan hijab ke dalam kantong laundry (laundry bag) dan pilih mode pencucian paling lembut (delicate). Langkah ini bertujuan untuk mengurangi gesekan dengan pakaian lain yang dapat merusak permukaan kain.
2. Gunakan Deterjen Khusus Pakaian Lembut
Pemilihan deterjen juga sangat berpengaruh terhadap kualitas hijab viscose. Gunakan deterjen yang lembut dan tidak mengandung pemutih. Deterjen khusus pakaian halus atau deterjen bayi lebih disarankan karena tidak terlalu keras terhadap serat kain.
Hindari penggunaan deterjen berlebihan karena residu sabun dapat membuat kain terasa kaku dan mengurangi kelembutan hijab. Gunakan takaran secukupnya agar hijab tetap bersih tanpa merusak teksturnya.
3. Jangan Merendam Terlalu Lama
Merendam hijab viscose terlalu lama dapat menyebabkan warna cepat pudar dan kain menjadi rapuh. Idealnya, rendam hijab selama 5–10 menit saja untuk melonggarkan kotoran. Setelah itu, bilas hingga benar-benar bersih dengan air dingin.
Jika hijab memiliki noda membandel, cukup tekan perlahan pada bagian noda tanpa perlu menggosok dengan kuat. Cara ini lebih aman dibandingkan mengucek seluruh bagian hijab.
4. Hindari Memeras atau Memelintir Kain
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
