BANNER HEADER DISWAY HD

Bahaya Memencet Jerawat Yang Sering Diabaikan, Bisa Merusak Kulit Wajah

Bahaya Memencet Jerawat Yang Sering Diabaikan, Bisa Merusak Kulit Wajah

ilustrasi-foto: pinterest-

RADARTVNEWS.COM – Jerawat menjadi salah satu masalah kulit yang paling umum dialami oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Saat Jerawat muncul, tak sedikit orang yang tergoda untuk langsung memencetnya dengan harapan Jerawat tersebut cepat hilang. Namun, kebiasaan ini justru menyimpan bahaya yang kerap diabaikan dan dapat berdampak serius pada kesehatan kulit Jerawat.

Memencet jerawat secara sembarangan dapat memperparah peradangan pada kulit. Tekanan yang diberikan saat jerawat dipencet mendorong isi jerawat, seperti bakteri, minyak berlebih, dan sel kulit mati, masuk lebih dalam ke lapisan kulit. Kondisi ini membuat jerawat semakin meradang, membesar, dan terasa lebih nyeri. Dalam jangka panjang, jerawat yang sering dipencet ini cenderung membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama dibandingkan jerawat yang dibiarkan sembuh secara alami.

Selain memperparah pandangan, memencet jerawat juga meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Tangan yang tidak steril serta alat bantu seperti tisu atau kuku dapat menjadi media perpindahan bakteri ke area jerawat yang terluka. Infeksi ini tidak hanya memperburuk jerawat yang sudah ada, tetapi juga memicu munculnya jerawat baru di sekitarnya. Akibatnya, masalah kulit semakin meluas dan sulit dikendalikan.

Dampak lainnya juga tak kalah merugikan adalah munculnya bekas jerawat. Kerusakan jaringan kulit akibat tekanan berlebih dapat meninggalkan noda hitam, kemerahan, hingga bekas cekungan atau bopeng yang bersifat permanen. Bekas jerawat ini sering kali lebih sulit diatasi dibandingkan jerawat itu sendiri dan memerlukan perawatan jangka panjang, mulai dari penggunaan skincare tertentu hingga tindakan media seperti laser atau peeling. 

BACA JUGA:Kulit Berjerawat Masih Jadi Masalah Umum, Begini Cara Mengatasinya Dengan Tepat

Tak hanya berdampak pada penampilan, memencet jerawat juga berisiko bagi kesehatan. Jerawat yang berada di area hidung, sekitar mulut, dan dagu termasuk dalam zona yang dikenal sebagai “segitiga berbahaya” pada wajah. Area ini memiliki jalur pembuluh darah yang terhubung langsung ke otak. Meski jarang terjadi, infeksi serius pada area ini dapat menimbulkan komplikasi yang lebih berbahaya jika tidak ditangani dengan tepat.

Kebiasaan memencet jerawat juga dapat memicu iritasi kulit. Kulit wajah yang terus-menerus mendapat tekanan dan luka kecil akan menjadi lebih sensitif, mudah kemerahan, dan rentan terhadap masalah kulit lainnya. Dalam beberapa kasus, kulit bahkan bisa mengalami hiperpigmentasi, terutama pada orang dengan warna kulit tertentu.

Para ahli kulit menyarankan agar jerawat dirawat dengan cara yang lebih aman dan tepat. Menjaga kebersihan wajah, menggunakan produk perawatan sesuai jenis kulit, serta menghindari menyentuh wajah dengan tangan kotor menjadi langkah awal yang penting. Selain itu, penggunaan obat jerawat yang direkomendasikan atau konsultasi dengan dokter kulit sangat dianjurkan, terutama jika jerawat bersifat meradang atau sering kambuh.

Dengan meningkatnya kesadaran akan bahaya memencet jerawat, masyarakat diharapkan dapat mengubah kebiasaan yang selama ini dianggap sepele. Merawat jerawat dengan cara yang benar tidak hanya membantu menjaga kesehatan kulit, tetapi juga mencegah timbulnya masalah kulit jangka panjang yang dapat mengganggu kepercayaan diri.

BACA JUGA:Hindari Jerawat! Ternyata Kebiasaan Simpan Makeup Terlalu Lama Bisa Bahayakan Kulit

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: