Ribuan Warga Tuntut Balai TNWK, Jalintim Terblokir Hinga 5 Kilometer
ASPIRASI : Ribuan warga mendesak TNWK melindungi warga desa penyangga.-syamsudin bule-
LAMPUNG TIMUR, RADARTVNEWS.COM - Ribuan warga dari Kecamatan Braja Selabah, dan Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Selasa siang 13 Januari 2026, menggelar demonstrasi di Kantor Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur,
Kedatangan massa yang tergabung dalam Aliansi Desa Penyanggah Tanam Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur itu.
Selain menuntut keadilan, dan sebagai bentuk protes atas konflik berkepanjangan,antara kawan gajah liar dari hutan larangan dan warga desa penyangga, juga sebagai bentuk pengingat (reminder) atas kepedulian almarhum Kepala Desa Braja Asri, yang meninggal saat terjadi Peristiwa Pengiringan kawanan gajah liar, dari kawasan hutan TNWK.
Salah satu orator dalam orasinya, kedatangan kami, hanya menuntut keadilan atas kerusakan lahan kami yang selama ini, dialami warga desa penyanggah, akibat Kawanan Gajah Liar yang kerap keluar dari Kawasan,.
"Kami minta pihak Balai TNWK secepatnya, menghentikan Konflik ini, secara nyata dan kelanjutan, jangan sampai Kesabaran kami habis,” ucap Wahyu.
Sementara, Budi korlap aksi, dalam orasinya, menuntut agar para pejabat Balai TNWK untuk mundur dari jabatannya.
”karena selama ini, pihak Balai TNWK, yang seharusnya peduli terhadap nasib warga disekitar desa penyanggah, tapi sepertinya, kurang tanggap atas penderitaan kami,” teriaknya.
Lanjut Budi, padahal sudah banyak, warga desa penyanggah mengalami kerugian materiil akibat lahan miliknya, dirusak kawanan gajah liar.
Bahkan, sudah ada korban jiwa, ”Kami tidak ingin menjadi korban lagi, kami akan datang lagi bila tuntutan kami tidak dipenuhi,” jerit Budi.
Sementara aksi yang digelar di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Labuhan Ratu Lampung Timur itu, walau suasa kondusif. Namun arus kendaraan dari arah Lampung Selatan mengarah Lampung Tengah, maupun sebaliknya, harus terblokir dan mengalami kemacetan hinga lima kilo meter.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
