Rehat Sejenak dan Healing, Gaya Baru Menghadapi Tekanan Hidup!
ilustrasi-foto: pinterest-
RADARTVNEWS.COM – Tekanan hidup yang semakin kompleks membuat banyak orang merasa cepat lelah, baik secara fisik maupun secara mental. Tuntutan pekerjaan, aktivitas akademik, hingga rutinitas harian yang padat kerap menyisakan sedikit ruang untuk beristirahat. Dalam situasi tersebut, rehat sejenak dan healing mulai dipilih sebagai cara untuk mengurangi tekanan dan menjaga keseimbangan diri.
Healing tidak selalu identik dengan liburan jauh atau aktivitas yang menghabiskan biaya besar. Bagi sebagian orang, meluangkan waktu untuk diri sendiri, menikmati hobi, berjalan santai, atau sekedar beristirahat dari hiruk-pikuk aktivitas sudah cukup membantu menenangkan pikiran. Cara pandang ini menunjukkan adanya perubahan dalam memaknai istirahat, yang kini tidak lagi dianggap sebagai bentuk kemalasan.
Popularitas healing juga didorong oleh media sosial. Berbagai konten yang menampilkan suasana tenang, aktivitas santai, hingga momen menikmati waktu sendiri kerap mendapat respons positif. Di satu sisi, tren ini membawa dampak baik karena mendorong keterbukaan dalam membicarakan kesehatan mental. Namun di sisi lain, healing juga kerap dipersepsikan sebagai gaya hidup semata, bahkan dijadikan alasan untuk meninggalkan tanggung jawab.
Tidak sedikit pula yang menilai bahwa fenomena healing muncul sebagai respons terhadap tekanan sosial yang semakin besar. Perbandingan hidup media sosial, tuntutan untuk selalu produktif, serta standar kesuksesan yang tinggi membuat banyak orang merasa perlu menarik diri sejenak. Rehat menjadi cara untuk menenangkan pikiran sekaligus mengurangi beban emosional yang dirasakan.
BACA JUGA:Self-Care Jadi Tren Baru Anak Muda: Dari Skincare Hingga Healing di Alam
Di tengah kondisi tersebut, jumlah pengamat menilai pentingnya membedakan antara kebutuhan rehat yang dan pelarian sementara. Healing yang dilakukan secara berlebihan tanpa pengelolaan waktu yang baik berpotensi menimbulkan masalah baru, terutama jika mengganggu kewajiban utama. Oleh karena itu, keseimbangan tetap menjadi hal yang perlu dijaga.
Meski demikian, rehat sejenak tetap dinilai sebagai kebutuhan yang wajar di tengah tekanan hidup modern. Selama dilakukan dengan kesadaran dan tujuan untuk memulihkan diri, healing dapat membantu seseorang kembali menjalani aktivitas dengan lebih fokus, tenang, dan seimbang. Rehat yang cukup pun menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mental serta kualitas hidup sehari-hari.
BACA JUGA:Mau Ngedate atau Main Bareng Teman? Ini Tempat Healing Seru di Lampung yang Lagi Hits!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
