BANNER HEADER DISWAY HD

Madu Ga Bisa Basi, Emang Iya? Yuk Baca Selengkapnya

Madu Ga Bisa Basi, Emang Iya? Yuk Baca Selengkapnya

ilustrasi-foto: Freepik-

RADARTVNEWS.COM - Madu terbuat dari nektar bunga yang diolah oleh lebah, pada proses pembuatanya melibatkan enzim alami oleh lebah, pemecahan gula, dan pengurangan kadar air, sehingga Madu menjadi kental dan manis. Sifatnya yang kaya gula, rendah air dan asam membuat Madu menjadi tahan lama, sementara kandungan enzim dan nutrisi alaminya membuat Madu bermanfaat bagi kesehatan.

Lalu Benarkah Madu tidak Bisa Basi?

Madu yang kita jumpai di supermarket sangatlah berbeda dengan madu murni, itu kenapa madu yang kita jumpai terdapat tanggal kadaluwarsa pada kemasanya, karna madu yang kita jumpai disupermarket sudah melalui banyak proses pengolahan dan penambahan zat sehingga madu yang kita jumpai atau beli di supermarket terdapat tanggal kadaluwarsa pada kemasannya.

Sedangkan madu murni sangat tinggi gula. Bahkan, 70 - 80% kandungan madu terdiri dari gula alami. Tingginya gula ini menghambat pertumbuhan berbagai jenis mikroba, seperti bakteri dan jamur. Selain itu, kandungan air dalam madu yang sangat sedikit membuat teksturnya menjadi kental. Kekentalan ini membuat gula tidak dapat terfermentasi dan oksigen pun tidak mudah larut ke dalamnya. Dengan begitu, mikroba penyebab makanan busuk tidak dapat tumbuh apalagi berkembang biak.BACA JUGA:Beragam Manfaat dari Pemanis Madu bagi Kesehatan, Cek Faktanya!

Madu juga memiliki tingkat keasaman (pH) sekitar 3 – 4,5. Lingkungan yang asam ini juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Lebah juga menambahkan enzim tertentu saat membuat madu yang bisa membantu menjaga madu tetap aman dikonsumsi. 

Bahkan ada madu yang pernah ditemukan dimakam Mesir kuno yang sudah berpuluh-puluh tahun tersimpan ditempat tersebut masih layak untuk dikonsumsi.

Apakah Madu Bisa Mengalami Perubahan?

Meskipun tidak basi seperti makanan biasa, madu juga bisa mengalami proses Kristalisasi dan juga Fregmentasi. Proses kristalisasi Adalah kita madu mengenal atau membentuk butiran gula, ini normal dan tetap aman untuk di konsumsi, dan bisa di kembalikan ke bentuk cair dengan dipanaskan perlahan.

Fregmentasi, terjadi apabila madu terlalu banyak mengandung air atau disimpan dalam kondisi lembab, ragi alami bisa memfregmentasi madu sehingga terasa sedikit asam atau berbuih, namun hal ini jarang terjadi pada madu murni atau kering.

Bagaimana Cara Menyimpan Madu agar tetap terjaga?

Agar madu tahan lama, dan tidak mudah mengalami perubahan kamu wajib menyimpan madu dengan benar, seperti, simpanlah madu di botol atau toples yang tertutup rapat untuk mencegah udara masuk, karna udara dan air dapat memicu  fermentasi dan perubahan rasa, lalu hindari menaruh madu di tempat yang lembap atau terkena matahari langsung, saat mengambil madu pastikan menggunakan sendok atau alat yang bersih, terakhir hindari kontaminasi atau mencampur madu di wadah asli terutama air.BACA JUGA:Emas Cair yang Tak Pernah Membusuk: Keabadian Madu dalam Sejarah

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: