Oguri Cap, Kuda Lemah dari Pelosok yang Menjadi Juara Nasional
Oguri Cap-foto: エリー-netkeiba.com
RADARTVNEWS.COM - Pacuan kuda Jepang mencapai puncaknya pada dekade 90-an. Di tahun-tahun tersebut banyak kuda yang meraih prestasi gemilang. Dekade ini sering dianggap oleh para penggemar sebagai tahun yang berat bagi pembalap. Hal ini disebabkan karena ketatnya persaingan.
Rata-rata kuda pacu memenangkan balapan paling banyak 2 atau 3 kali berturut-turut. Namun terdapat satu kuda yang memenangkan balapan hingga 14 kali berturut-turut dalam karir balapnya. Kuda tersebut adalah Oguri Cap, kuda jantan jenis thoroughbred blasteran Amerika-Jepang yang lahir pada 27 Maret 1985 di sebuah peternakan kuda di Hokkaido, Jepang.
Kuda Oguri Cap merupakan keturunan dari Native Dancer, seekor kuda pacu Amerika yang terkenal sukses di seri balapan kuda Amerika. Normalnya bayi kuda ini dapat langsung berdiri tak lama setelah dilahirkan. Namun, Oguri Cap adalah kuda yang lemah bahkan tidak bisa berdiri sendiri. Hal ini disebabkan oleh kelainan di kaki depannya melengkung keluar sehingga Oguri Cap harus dibantu oleh staff peternakan agar ia bisa menyusui. White Narubi, yaitu induk dari Oguri Cap terkadang menolak untuk menyusui anakannya. Akibatnya, Oguri Cap memiliki selera makan yang banyak, bahkan kuda ini sering memakan rumput liar di peternakan.
Pada masa awal karir dari Oguri Cap di tahun 1987, ia tidak diizinkan untuk mengikuti balapan tingkat 1 (G1) karena ia terlambat untuk mendaftar sehingga ia hanya bisa mengikuti balapan selain balapan tingkat 1. Karena ia sangat berprestasi di balapan, para penggemar pun melayangkan protes pada penyelenggara pacuan kuda Jepang, yaitu JRA (Japanese Racing Association).
Sayangnya JRA tetap tidak mengizinkan Oguri Cap untuk mengikuti balapan pada musim 1987, namun karena banyaknya protes mengenai proses pendaftaran, JRA mulai melonggarkan peraturan pendaftaran sehingga peserta dapat mendaftar ketika musim balapan sudah dimulai dan mengizinkan kuda pacuan dari luar negeri untuk bertanding di Jepang.
Di tahun 1987 Oguri Cap berhasi meraih posisi pertama 10 kali dari 12 balapan. Di musim 1988 Oguri berhasil memenangkan balapan sebanyak 8 kali dari 10 balapan, pada musim ini Oguri Cap bertanding melawan Rival terkuatnya yaitu Tamamo Cross, seekor kuda yang juga memiliki warna abu-abu seperti Oguri Cap. Karena performanya yang luar biasa, Oguri Cap dijuluki sebagai “Gray Haired Monster” atau monster berambut abu.
Karir Oguri Cap berlanjut sampai musim 1990 dimana ia memenangkan 2 dari 5 balapan yang salah satunya adalah balapan kuda yang paling berat dalam seri balap kuda Jepang yaitu Arima Kinen yang diselenggarakan di trek balap Nakayama. Setelah balapan terakhirnya di Arima Kinen ia dipensiunkan pada tahun 1991 dan dikirim ke peternakan kuda untuk dikawinkan sampai tahun 2007, setelahnya ia pensiun sepenuhnya hingga di tahun 2010 ia mematahkan salah satu kakinya dan harus disuntik mati.
Oguri Cap menginspirasi banyak penggemarnya karena awalnya ia mendapat diagnosa bahwa ia adalah kuda lemah yang terlahir cacat, namun ia tetap bangkit dan menjadi juara nasional dengan performa diatas rata-rata. Saat ini ia sudah diabadikan dalam berbagai karya, salah satunya adalah seri game dan anime Uma Musume, dan Oguri Cap menjadi karakter utama dalam serinya tersendiri, yaitu Uma Musume: Cinderella Gray. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: