Turunan Curam Minang Rua Kembali Makan Korban, Kali Ini Menimpa Mahasiswa Unila
Turunan curam Minang Rua kembali memakan korban. Kecelakaan tunggal yang diduga karena rem blong merenggut nyawa mahasiswa Unila.-Istimewa-
LAMPUNG SELATAN, RADARTVNEWS.COM - Lampung Selatan kembali dikejutkan dengan insiden tragis yang terjadi di salah satu jalur rawan kecelakaan, tepatnya di kawasan turunan curam Minang Rua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni.
Kecelakaan tunggal ini melibatkan sebuah sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BE 4092 KZ yang diduga mengalami rem blong saat menuruni jalan, pada Senin sore, 28 Juli 2025 sekitar pukul 15.30 WIB.
Sepeda motor tersebut ditumpangi oleh dua orang pemuda, Alfian (23), seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) asal Kota Bumi Ogan, dan Rifki (22), warga Bandar Lampung.
Menurut saksi mata di lokasi, kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan cukup tinggi saat menuruni jalur yang memang dikenal ekstrem.
Diduga rem kendaraan tidak mampu menahan lajunya, hingga menyebabkan motor tergelincir dan jatuh dengan keras.
Tragisnya, Alfian meninggal dunia di tempat kejadian karena luka serius yang dideritanya. Sementara itu, Rifki mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan. Kondisinya dilaporkan stabil, namun masih harus menjalani observasi medis lebih lanjut.
BACA JUGA:Kecelakaan Tragis di Bypass Bandar Lampung: Pengendara Motor Tewas
Menurut kesaksian teman korban, rombongan mereka terdiri dari delapan sepeda motor yang hendak menikmati pemandangan alam Pantai Minang Rua.
Meski warga setempat telah memperingatkan mereka tentang bahaya jalur menurun curam tersebut, perjalanan tetap dilanjutkan.
Jalur tersebut memang bukan bagian dari objek wisata, namun kerap dilalui wisatawan yang hendak mengunjungi sejumlah destinasi populer di Lampung Selatan, termasuk Pantai Minang Rua yang terkenal.
Sayangnya, kondisi geografis kawasan ini yang didominasi tanjakan dan turunan curam seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara, terutama kendaraan roda dua yang remnya tidak prima.
Peristiwa tragis ini menambah panjang daftar kecelakaan yang pernah terjadi di kawasan Minang Rua dan sekitarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga bus wisata, pernah mengalami kecelakaan serupa. Beberapa di antaranya bahkan menelan korban jiwa.
Pada 15 Juni 2025, sebuah sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Dodi (45) dan Meme (35) mengalami kecelakaan di lokasi yang sama akibat rem blong. Keduanya menderita luka serius.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
