Lawan Homesick: 5 Cara Jitu Biar Rindu Rumah Tetap Terkendali
Homesick --ISTIMEWA
BANDAR LAMPUNG, RADARTVNESW.COM - Rasa rindu rumah alias homesick adalah hal yang wajar. Siapa pun bisa mengalaminya, entah mahasiswa baru yang pertama kali merantau, pekerja yang jauh dari keluarga, bahkan orang yang tinggal di kota kelahiran tapi merasa lingkungannya sudah tak sama lagi.
Perasaan ini sering muncul diam-diam. Tiba-tiba kangen masakan ibu, suasana sore di teras rumah, atau sekadar suara gaduh tetangga yang dulu terasa mengganggu, tapi kini justru dirindukan.
Jika tidak dikelola, homesick bisa menimbulkan stres, mengganggu konsentrasi, bahkan membuat kita sulit beradaptasi dengan lingkungan baru.
Tapi tenang, ada banyak cara untuk tetap produktif tanpa terjebak dalam rasa rindu berlebihan. Berikut 5 cara sederhana agar homesick tidak jadi masalah besar. BACA JUGA:Homesick Attack! Kenali Gejala dan Cara Sehat Melewati Masa Rindu Rumah sebagai Anak Rantau
1. Bawa “Potongan Rumah” ke Mana Pun
Sering kali kita merasa asing karena lingkungan baru terasa kosong. Untuk mengurangi itu, cobalah bawa sedikit nuansa rumah ke tempat tinggalmu sekarang.
Bisa berupa foto keluarga, bantal kesayangan, playlist lagu favorit, atau makanan ringan khas kampung halaman.
Benda-benda kecil ini bukan sekadar barang, tapi simbol keterhubungan emosional dengan rumah. Dengan begitu, kita tidak merasa benar-benar jauh dari orang-orang terkasih.
2. 2. Bikin Rutinitas Nyaman Versi Sendiri
Salah satu alasan kita betah di rumah adalah rutinitas yang familiar. Maka, cobalah ciptakan kebiasaan baru di tempat tinggalmu sekarang.
Misalnya, punya jadwal memasak tiap akhir pekan, jalan sore keliling komplek, atau sekadar menyalakan lilin aroma terapi sebelum tidur.
Kebiasaan sederhana ini akan memberi rasa kontrol dan kenyamanan. Semakin konsisten dilakukan, tempat baru akan terasa seperti “rumah kedua”.
3. 3. Jangan Kunci Diri, Bangun Lingkungan Sosial
Kesepian adalah pemicu utama homesick. Kalau hanya mengurung diri di kamar, rasa rindu rumah akan semakin kuat. Cobalah lebih terbuka: sapa tetangga kos, ikut komunitas, atau sekadar nongkrong bersama teman baru.
Semakin banyak wajah yang akrab, semakin kecil rasa asing yang kamu rasakan. Ingat, rumah bukan hanya soal bangunan, tapi juga tentang orang-orang yang membuat kita merasa diterima.
4. 4. Rayakan Rindu, Jangan Lawan
Banyak orang salah paham, mengira homesick harus ditekan. Padahal, menolak perasaan justru membuatnya semakin kuat.
Kalau kangen keluarga, tidak ada salahnya telepon atau video call. Kalau sedang kangen suasana lama, tuliskan dalam jurnal atau bagikan cerita dengan sahabat. Dengan merayakan rasa rindu, kita belajar berdamai dan tidak menjadikannya beban.
5. 5. Ingat Tujuanmu Merantau
Terakhir, selalu ingat alasan kenapa kamu ada di tempat sekarang. Entah untuk menuntut ilmu, mencari pengalaman kerja, atau mengejar mimpi, tujuan itu akan jadi jangkar saat rasa rindu melanda.
Homesick bisa berubah menjadi bahan bakar semangat. Setiap kali kangen rumah, ingatlah bahwa semua ini adalah bagian dari perjalanan untuk membahagiakan orang-orang yang kamu rindukan.
Homesick bukan kelemahan. Ia justru tanda bahwa kita punya ikatan kuat dengan rumah dan orang-orang di dalamnya. Namun, jangan biarkan rindu itu menahan langkah.
Dengan membawa potongan rumah, membangun rutinitas baru, memperluas lingkaran sosial, hingga mengingat tujuan besar, kita bisa menjadikan homesick sebagai pengingat, bukan penghalang.
Rindu boleh, tapi jangan sampai mengikat. Karena di manapun kita berada, rumah sejati selalu bisa kita ciptakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: