BANNER HEADER DISWAY HD

Vihara Thay Hin Bio: Wisata Religi Bernuansa Sejarah di Tengah Kota Lampung

Vihara Thay Hin Bio: Wisata Religi Bernuansa Sejarah di Tengah Kota Lampung

Vihara Thay Hin Bio tempat beribadah sekaligus belajar mengenai sejarah dan budaya dibaliknya-Istimewa-

BANDAR LAMPUNG, RADARTVNEWS.COM - Kalau kamu sedang liburan ke Bandar Lampung dan ingin mampir ke tempat yang bukan cuma indah tapi juga penuh makna, Vihara Thay Hin Bio bisa banget masuk daftar destinasi.

Tempat ibadah umat Buddha ini nggak cuma punya nilai spiritual, tapi juga menyimpan sejarah panjang yang menarik buat disimak.

Perjalanan Sejarah yang Panjang

Siapa sangka, cerita Vihara Thay Hin Bio sudah dimulai sejak tahun 1850, lho! Semua berawal dari kedatangan seorang perantau asal Tiongkok bernama Po Heng.

Ia datang membawa patung Dewi Kwan Im dan menarik perhatian warga sekitar. Dari situlah muncul ide untuk membangun tempat ibadah kecil atau yang biasa disebut cetiya, yang kemudian dinamai Avalokiteswara.

BACA JUGA:7 Destinasi Religi yang Wajib Dikunjungi di Indonesia

Awalnya, bangunan cetiya ini berdiri di dekat gudang agen. Tapi sayangnya, bangunan itu rusak akibat banjir besar yang terjadi setelah letusan dahsyat Gunung Krakatau pada 1883.

Po Heng pun memindahkan patung Dewi Kwan Im ke tempat yang kini dikenal dengan sebutan tanjakan residen.

Tahun 1896, berdirilah cetiya baru dengan nama Kuan Im Thing, yang artinya persinggahan Dewi Kuan Im. Makin ke sini, semakin banyak umat yang datang, hingga akhirnya pada 1927, dikirimlah beberapa orang ke Tiongkok untuk memohon biksu datang ke Indonesia.

Usaha ini berbuah manis! Biksu Sek Te Thi pun datang dan mulai mengajarkan Dharma Buddha di sana. Kehadiran beliau membawa dampak besar. Jumlah umat yang datang makin ramai, dan bangunan cetiya mulai terasa sempit.

Berganti Nama Jadi Vihara Thay Hin Bio

Karena makin banyak pengunjung, bangunan vihara direnovasi besar-besaran pada tahun 1963. Tapi, proses ini sempat tertunda karena kondisi politik saat itu, yaitu pemberontakan G30S/PKI tahun 1965.

Renovasi akhirnya selesai di tahun 1967, dan sejak itulah cetiya ini resmi berubah nama menjadi Vihara Thay Hin Bio.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: