Blusukan ke Pasar Hingga Tanam Pohon, Ini Temuan PJ Gubernur di Pringsewu

Blusukan ke Pasar Hingga Tanam Pohon, Ini Temuan PJ Gubernur di Pringsewu

PJ Gubernur Lampung Dr. Samsudin di dampingi PJ bupati Pringsewu Marindo Kurniawan saat meninjau Pasar Gading Rejo Pringsewu-Foto : Adpim -

PRINGSEWU, RADARTVNEWS.COM – PJ Gubernur Lampung Dr. Samsudin hampir seharian berada di kabupaten PRINGSEWU.

Pada kesempatan itu Pj.Gubernur blusukan ke pasar Gadingrejo meninjau harga bahan kebutuhan pokok sekaligus berdialog bersama para pedagang, di Pasar Gadingrejo, Pringsewu, Kamis (3/10/20224).

Tak ragu suami dari Naidawati Retnoningsih itu masuk  ke berbagai sudut pasar terbesar kedua di Pringsewu tersebut.

Ia pun mengatakan kegiatan ini untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi di Provinsi Lampung. Juga, memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Samsudin secara langsung berdialog bersama para pedagang guna ingin mengetahui kondisi terkini mengenai harga bahan pokok dan ketersediaan stok barang khususnya di pasar tradisional.

Saat monitoring harga bahan pokok PJ Gubernur di dampingi PJ bupati Pringsewu Marindo Kurniawan di Pasar Gadingrejo. 

Pj. Gubernur bersama rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional tersebut guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan harga tetap stabil.

BACA JUGA:Menyebar Inspirasi dan Motivasi untuk Generasi Muda

"Harga-harga yang berpengaruh terhadap inflasi itu masih relatif stabil. Tidak ada lonjakan harga yang tinggi dan juga tidak terlalu rendah, dan ini memungkinkan masyarakat untuk memiliki daya beli yang cukup baik," ujar Samsudin.

Samsudin menyoroti pentingnya menjaga kestabilan harga salah satunya cabai yang menjadi salah satu komoditas yang mempengaruhi inflasi.

Menurutnya, harga cabai saat ini berada dalam kondisi stabil. "Pemerintah menjaga daya beli agar inflasi itu tetap stabil terutama pengaruh cabai. Saat ini saya lihat cukup stabil di Pasar Gadingrejo," katanya.

Samsudin menjelaskan dari kondisi di lapangan, sebagian besar pedagang menyampaikan bahwa pasokan bahan pokok cukup bahkan berlebih dan harga stabil. Namun, dia tetap memberikan imbauan agar harga dijaga supaya tidak mengalami kenaikan yang drastis.

"Pedagang mengatakan saat ini harga stabil dan tidak ada keluhan karena memang stok barang cukup dan bahkan hampir berlebihan. Saya meminta jangan sampai naik, kalau pun naik tetapi sedikit, jangan sampai masyarakat merasa susah untuk membeli dengan harga yang cukup tinggi," ujarnya.

Samsudin menuturkan bahwa per 1 Oktober 2024, tingkat inflasi di Provinsi Lampung mengalami penurunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: