Panduan Efektif Merawat Bibit Lele Agar Cepat Besar, Sehat, dan Bebas Penyakit
--Seorang peternak lele sedang melakukan perawatan bibit di kolam terpal biru, memastikan kondisi dan kepadatan ikan terjaga untuk pertumbuhan yang sehat. Foto / Ilustrasi ( linkumkm )
RADARTVNEWS.COM – Budidaya ikan lele menjadi salah satu peluang usaha perikanan yang sangat menjanjikan, namun kunci utamanya terletak pada fase pembesaran bibit. Perawatan bibit lele yang terukur dan konsisten sejak hari pertama tebar menjadi penentu utama agar tingkat kelangsungan hidup (survival rate) tinggi serta pertumbuhannya berjalan cepat.
Langkah awal yang krusial dimulai sejak proses penanganan benih yang baru tiba di lokasi kolam. Wadah benih sebaiknya dimasukkan ke air kolam secara perlahan agar suhu air beradaptasi, kemudian bibit dipuasakan terlebih dahulu selama 12 hingga 24 jam guna mengosongkan organ pencernaan dan mengurangi stres adaptasi.
Setelah masa penyesuaian awal, pengelolaan kualitas air kolam menjadi fondasi utama yang wajib diperhatikan. Peternak disarankan untuk rutin membuang endapan kotoran di dasar kolam selama 3 hingga 5 detik setiap kali sebelum memberi pakan. Trik sederhana ini sangat ampuh mencegah penumpukan sisa kotoran yang dapat merusak kualitas air.
Pada aspek manajemen pakan, pemberian pelet berprotein tinggi dilakukan secara teratur sebanyak 3 hingga 4 kali sehari disesuaikan porsinya. Sebelum diberikan, pelet sebaiknya dilarutkan (dibibis) menggunakan air yang dicampur multivitamin atau Inroflox lalu didiamkan 15 menit agar pakan lebih lunak, mudah dicerna, serta mampu memicu nafsu makan dan mencegah jamur.
Antisipasi terhadap cuaca ekstrem, terutama pada musim hujan, juga memerlukan langkah khusus guna mencegah kematian benih. Taburan garam krosok atau garam kasar secara berkala pasca-hujan terbukti efektif untuk menstabilkan kembali pH air kolam serta menekan pertumbuhan bakteri jahat.
Terakhir, penyortiran ukuran (grading) secara berkala menjadi tahapan penting untuk memisahkan lele berdasarkan keseragaman fisiknya. Selain mencegah perilaku kanibalisme, grading memastikan seluruh bibit mendapatkan akses pakan secara merata hingga mencapai ukuran panen yang diinginkan.
BACA JUGA:Ikan Oarfish 4 Meter Terdampar di Pantai Pink Lombok, Kadis Kelautan Jelaskan Penyebab Kemunculannya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: video youtube lelemu tv