Jangan Asal Campur! Ini Bahaya Mencampur BBM pada Mobil
Ilustrasi SPBU penggunaan bahan bakar-Pinterest-
Selain itu, konsumsi bahan bakar juga bisa menjadi lebih boros karena mesin bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga.
3. Mesin Lebih Cepat Rusak
Campuran BBM yang tidak sesuai dapat meningkatkan suhu dan tekanan di ruang bakar. Kondisi ini berpotensi merusak komponen logam seperti piston, katup, dan ruang pembakaran.
Jika terus dibiarkan, risiko knocking atau pembakaran tidak normal akan semakin besar dan dapat memperpendek usia mesin.
4. Katalisator Bisa Tercemar
Mobil modern dilengkapi catalytic converter untuk membantu mengurangi emisi gas buang berbahaya. Namun zat sisa dari campuran BBM yang tidak sesuai bisa mencemari komponen tersebut. Akibatnya, fungsi katalisator menurun dan emisi kendaraan menjadi lebih tinggi.
5. Sensor Mesin Terganggu
Mobil keluaran terbaru memiliki berbagai sensor yang bekerja memantau kualitas pembakaran. Penggunaan BBM campuran dapat membuat sensor membaca data yang tidak normal sehingga indikator check engine berpotensi menyala. Jika terus dipaksakan, gangguan dapat merembet ke sistem injeksi dan ECU kendaraan.
- Tidak Hemat, Justru Bisa Lebih Boros
Banyak orang mencampur BBM dengan harapan pengeluaran bahan bakar menjadi lebih hemat. Faktanya, pembakaran yang tidak stabil justru membuat konsumsi bensin meningkat.
Mesin yang tidak bekerja optimal membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang sama.
- Dampaknya Juga Bisa Mengganggu Lingkungan
Pembakaran BBM yang tidak sempurna menghasilkan emisi gas buang lebih tinggi, seperti karbon monoksida dan nitrogen oksida. Gas tersebut dapat mencemari udara dan berdampak buruk bagi kesehatan.
Selain itu, sisa bahan bakar yang tumpah atau tercemar juga berpotensi merusak tanah dan lingkungan sekitar.
- Gunakan BBM Sesuai Rekomendasi Pabrikan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: