Ketika Toro Bravo dan La Pulga Atomica Beradu Strategi

Ketika Toro Bravo dan La Pulga Atomica Beradu Strategi

SIAPA JAWARA?--

KUTU timbulkan gatal, sudah lazim. Namun hewan kecil itu bisa juga membuat orang kelimpungan kalau tak kunjung lenyap di rambut kepala.

 Banteng suka menyeruduk, apalagi  kalau dikomporin dengan benda warna merah. Itu agaknya mitos karena banteng sebenarnya buta warna.

Bayangkan, jika kutu masuk telinga atau merayap di kepala banteng. Mungkin banteng jadi serba salah, berlarian tak tentu arah, dan akhirnya menyeruduk orang yang mengibaskan kain merah di depannya.

Bayangkan lagi, jika kutu berada di tanah, lalu banteng berlari kencang. Kutu bisa bablas terinjak,  tapi bisa juga selamat jika sempat loncat ke atas kaki banteng.

BACA JUGA: Cristiano Ronaldo Tersingkir, Harga Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026 Turun Hampir 60%

Sudahkah membayangkannya ?

Atau tidak bersedia? Ya tidak apa-apa.

Tapi begitulah gambaran pertarungan puncak pesta sepak bola di Amerika. Spanyol menantang juara bertahan Argentina di laga final, Senin dinihari (20/7) jam 02.00 WIB.

Lamine Yamal dkk ingin negaranya juara dunia kedua kali setelah 16 tahun menanti. Maka, Yamal akan menjadi banteng petarung (Toro Bravo, bahasa Spanyol) yang berambisi besar meraih kemenangan.

Lionel Messi di Argentina dan Spanyol dapat julukan La Pulga Atomica atau kutu atom. Dijuluki begitu karena posturnya kecil tapi lincah dan mempunyai daya tahan fisik luar biasa.

Messi identik dengan   Barcelona FC. Yamal penerusnya di klub tersebut. Kini senior dan yunior itu berseteru demi gengsi negaranya masing-masing.

Gocekan La Pulga masih mumpuni di usia 39 tahun. Serbuan Toro dahsyat dan nafas tidak megap-megap karena masih muda : 19 tahun.

BACA JUGA :Bangga! Bola Trionda Buatan Madiun Resmi Digunakan di Piala Dunia 2026

Mereka telah membuktikannya dari babak penyisihan sampai semifinal Piala Dunia 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: