Terjebak Dalam 'Overthinking' Tengah Malam? Ini Cara Ilmiah Mengatasi Insomnia
Ilustrasi insomnia- TicaChica- Pinterest
Kondisi lingkungan kamar memegang peran krusial dalam produksi melatonin, hormon alami yang memicu kantuk. Paparan cahaya biru (blue light) dari ponsel atau laptop secara agresif menekan produksi hormon ini, menipu otak untuk mengira hari masih siang.
Jauhkan gawai minimal satu jam sebelum tidur. Selain itu, perhatikan suhu ruangan. Secara biologis, suhu tubuh manusia perlu menurun sedikit agar bisa memasuki fase tidur yang dalam. Pastikan kamar Anda berada dalam kondisi sejuk, gelap, dan bebas dari kebisingan yang mengagetkan.
Kapan Anda Harus Mengunjungi Dokter?
Perubahan gaya hidup dan perbaikan kebersihan tidur (sleep hygiene) di atas umumnya membutuhkan waktu beberapa minggu untuk menunjukkan hasil. Namun, jika insomnia yang Anda alami terjadi minimal tiga kali seminggu dan sudah berlangsung lebih dari tiga bulan, kondisi ini telah memasuki fase kronis.
Jika sudah di tahap ini, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional medis atau psikolog. Pendekatan seperti Terapi Perilaku Kognitif untuk Insomnia (CBT-I) kini menjadi standar emas medis untuk menyembuhkan gangguan tidur secara jangka panjang tanpa ketergantungan obat-obatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
