Bukan Sekadar Tren "Aesthetic", Pilates Jadi Pilihan Utama Masyarakat Urban untuk Kesehatan Mental dan Fisik

Bukan Sekadar Tren

ilustrasi pilates-pinterest-

RADARTVNEWS.COM – Tahun 2026 menjadi saksi pergeseran tren kebugaran masyarakat urban yang kini lebih mengedepankan kualitas gerakan daripada intensitas beban. Olahraga Pilates, terutama jenis Reformer Pilates, kini tengah berada di puncak popularitasnya. Tidak lagi hanya identik dengan olahraga kaum wanita, Pilates kini diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari atlet profesional hingga pekerja kantoran yang mencari solusi atas masalah postur tubuh.

Fenomena ini terlihat dari menjamurnya studio-studio Pilates di pusat perkotaan yang hampir selalu penuh dipesan (fully booked) setiap harinya. Apa yang membuat olahraga yang diciptakan oleh Joseph Pilates ini kembali meledak di tahun ini?

1. Solusi "Postur Kantoran" (Anti-Bungkuk)

Meningkatnya tren bekerja di depan laptop selama bertahun-tahun menyebabkan masalah kesehatan baru seperti lower back pain dan bahu bungkuk (rounded shoulders). Pilates fokus pada kekuatan otot inti (core strength) dan fleksibilitas tulang belakang. Banyak peserta mengaku memilih Pilates bukan untuk menurunkan berat badan, melainkan untuk "memperbaiki" tubuh agar kembali tegak dan bebas nyeri.

BACA JUGA:Olahraga Jogging, Aktivitas Sederhana yang Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Bugar

BACA JUGA:Malas Berolahraga Di Usia Muda, Dampaknya Baru Terasa Saat Usia Senja

2. Efek Psikologis: Meditasi dalam Gerakan

Di tahun 2026, kesehatan mental menjadi prioritas utama. Berbeda dengan angkat beban yang memicu adrenalin, Pilates menuntut konsentrasi penuh pada napas dan setiap jengkal gerakan otot. Hal ini memberikan efek mindfulness yang menenangkan, menjadikannya pelarian sempurna dari stres pekerjaan tanpa harus merasa kelelahan luar biasa setelah berolahraga.

3. Kekuatan Media Sosial dan Komunitas

Tidak bisa dipungkiri, estetika alat Reformer yang terlihat futuristik dan gerakan yang elegan membuat Pilates sangat "Instagrammable". Banyak komunitas lokal kini rutin mengadakan Pilates Session yang dilanjutkan dengan nongkrong sehat (healthy brunch). Hal ini mengubah citra olahraga dari sebuah kewajiban menjadi sebuah kegiatan sosial yang prestisius.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa Pilates adalah bentuk investasi jangka panjang. "Pilates melatih otot-otot kecil yang sering terabaikan. Di usia tua nanti, mereka yang rutin Pilates akan memiliki keseimbangan dan mobilitas yang jauh lebih baik daripada mereka yang hanya fokus pada otot besar," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: