Cuma 1 Jam Matikan Lampu, Emang Ngaruh? Ini Manfaat Earth Hour yang Tak Pernah Disadari!

Cuma 1 Jam Matikan Lampu, Emang Ngaruh? Ini Manfaat Earth Hour yang Tak Pernah Disadari!

Ilustrasi Earth Hour di Luar Negeri.--Flickr

 

RADARTVNEWS.COM —Sejumlah lampu-lampu di beberapa titik Lampung mendadak redup. Bukan karena listrik padam, tapi bagian dari aksi global yang dilakukan serentak di berbagai negara.

Earth Hour kembali digelar, dan Lampung termasuk yang ikut meramaikan. Sejumlah hotel, resort, hingga gedung besar ambil bagian dalam aksi ini. Beberapa di antaranya seperti Hotel Horison, Bandara Raden Inten II, Hotel Golden Tulip Springhill, hingga Hotel Radisson terlihat ikut mematikan lampu selama satu jam. Suasana yang biasanya terang berubah jadi lebih tenang, sekaligus memberi pengalaman berbeda bagi masyarakat.

Earth Hour sendiri merupakan gerakan global yang digagas oleh World Wide Fund for Nature (WWF). Intinya sederhana, mematikan lampu selama satu jam, biasanya pukul 20.30 sampai 21.30 waktu setempat. Meski terlihat kecil, aksi ini membawa pesan besar tentang kepedulian terhadap bumi dan isu perubahan iklim.

Gerakan ini sudah diikuti lebih dari 190 negara, termasuk Indonesia. Setiap tahunnya, partisipasi terus bertambah, baik dari individu maupun institusi besar.

Lalu, muncul pertanyaan. Mematikan lampu satu jam, memangnya apa dampaknya?

Secara langsung, konsumsi listrik memang menurun saat aksi berlangsung. Penurunan ini ikut berpengaruh pada emisi karbon yang dihasilkan dari pembangkit energi. Semakin sedikit listrik digunakan, semakin kecil pula emisi yang dilepaskan ke lingkungan.

Namun, yang lebih penting dari itu adalah kesadaran yang dibangun. Earth Hour mengingatkan bahwa kebiasaan kecil sehari-hari, seperti membiarkan lampu menyala tanpa perlu atau penggunaan listrik berlebihan, punya dampak jangka panjang bagi bumi.

Menariknya, ikut Earth Hour tidak harus di tempat besar. Dari rumah pun bisa dilakukan dengan cara sederhana. Mematikan lampu yang tidak digunakan jadi langkah paling mudah. Tidak perlu seluruh rumah gelap, cukup area yang memang tidak diperlukan.

Selain itu, mematikan atau mengistirahatkan gadget selama satu jam juga bisa jadi pilihan. Momen ini bisa dimanfaatkan untuk hal lain, seperti berkumpul bersama keluarga, berbincang santai, atau sekadar menikmati suasana tanpa cahaya berlebihan.

Di tengah kehidupan yang serba cepat dan terang, satu jam tanpa listrik justru terasa berbeda. Ada jeda yang jarang didapatkan sehari-hari.

Aksi ini memang sederhana. Tapi ketika dilakukan bersama oleh banyak orang, maknanya jadi jauh lebih besar. Dari yang awalnya sekadar simbol, bisa berubah jadi kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Saat lampu dimatikan selama satu jam, pesan yang ingin disampaikan sebenarnya jelas. Bumi sedang butuh perhatian, dan setiap orang punya peran untuk menjaganya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: