radartvnews.com- Unjuk rasa massa pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Ryacudu Kotabumi Lampung Utara dimulai dari islamic centre Kotabumi lalu menuju kantor DPRD Lampung Utara. Aksi lanjutan ini disambut Wakil dan anggota DPRD Lampung Utara. Tuntutan massa sama yaitu menuntut Plt.Direktur Syah Indra Husada Lubis untuk mundur. Plt Direktur dituding tidak transparan sehingga timbul kegaduhan kegaduhan. “kita sampaikan keluhan agar pihak rumah sakit bisa membuka, kami harap permasalah rumah sakit selesai,” ujar tabrani ujar koordinasi aksi. DPRD akan melakukan mediasi antara pegawai dengan managemen rumah sakit agar masalah ini tak berlarut. “banyak informasi yang kita dapat mengenai keadaan rumah sakit, kami akan segera menindaklanjuti hal ini,” ujar Herwan Mega Wakil Ketua DPRD Lampung Utara. Kepala Dinas Kesehatan akui mutasi tersebut tanpa koordinasi dengan. Dinas Kesehatan akan menindaklanjuti masalh ini.(sas/san)
Adukan Nasib, Pegawai RS Ryacudu Ngeluruk DPRD
Kamis 03-01-2019,21:11 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,20:25 WIB
Jangan Lewatkan! Heritage in Motion Tanoh Krakatau Hadir di Bukit Aslan 8 Agustus 2026
Selasa 28-07-2026,20:32 WIB
Masih Percaya Orang Sakit Harus Makan Bubur? Ahli Gizi Jelaskan Mengapa Protein Justru Dibutuhkan Tubuh
Selasa 28-07-2026,19:58 WIB
Musim Kemarau Jadi Perhatian, Kasus ISPA dan Pneumonia di Bandar Lampung Mengalami Peningkatan
Selasa 28-07-2026,19:50 WIB
Kementerian PU Bangun 10.789 Sumur Bor untuk Antisipasi Kekeringan dan Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Selasa 28-07-2026,19:11 WIB
Warga Sekincau Minta Dugaan Rembesan Limbah SPPG Sekincau 1 Segera Ditelusuri
Terkini
Rabu 29-07-2026,15:37 WIB
Mengenal Hutan Mangrove Petangoran Lampung yang Memiliki Peran Besar Menjaga Pesisir Lampung
Rabu 29-07-2026,15:36 WIB
Diduga Terlibat Kasus Aborsi, Pegawai Pemkot Bandarlampung Serahkan Diri ke Polisi
Rabu 29-07-2026,15:14 WIB
Benarkah Duduk Terlalu Lama Bisa Memperpendek Usia? Ini Penjelasannya
Rabu 29-07-2026,15:05 WIB
Kemlu Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban Gempa M 7,1 di Jepang
Rabu 29-07-2026,14:56 WIB