Radartvnews.com- Pro dan kontra penguna alat jaring cantrang dan pukat harimau masih menjadi persoalan. Ratusan nelayan tradisional di pesisir Labuhan Maringgai, Lampung Timur merasa dirugikan dengan aturan ini. Sukri salah satu nelayan menjelaskan, nelayan Tradisional di desa kuala penet, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur nasibnya kini memprihatinkan pasalnya tangkapan nelayan berkurang hingga 50 persen. “nasib kami semakin sulit, sekarang ini tangkapan ikan turun banyak,” ujar Sukri. Senada dengan Sukri, nelayan lainya Abah misalnya menuturkan untuk mendapat tangkapan nelayan harus melaut hingga ratusan kilometer agar tak terbentur dengan nelayan cantrang. “kami harus melaut hingga ratusan kilo meter untuk mendapatkan ikan,” jelas Abah. Nelayan tradisional berharap, pemerintah pusat secepatnya membuat aturan terkait persoalan ini. Pihak berwajib juga diimbau untuk menertibkan penggunaan jaring pukat harimau karena merusak terumbu karang.(din/san)
Nelayan Tradisional Protes Penggunaan Cantrang
Selasa 23-10-2018,20:36 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:56 WIB
Fosil Burung Raksasa Ditemukan di Flores, Beratnya Diperkirakan Mencapai 3,9 Kilogram
Sabtu 07-11-2026,00:25 WIB
Berawal dari Krisis Pangan Pascaperang, Begini Sejarah Mi Instan yang Kini Mendunia
Jumat 06-11-2026,17:48 WIB
Wirausahawan Muda Punya Kesempatan Raih Hadiah 2 Milyar dari Bank Mandiri
Jumat 06-11-2026,19:23 WIB
Empat Makanan dengan Bumbu Sama, Simak Perbedaan Karedok, Gado-Gado, Pecel hingga Ketoprak!
Sabtu 07-11-2026,00:18 WIB
Sebelum Jadi Pelindung Hujan, Payung Ternyata Punya Fungsi Berbeda Sejak Ribuan Tahun Lalu
Terkini
Sabtu 07-11-2026,14:32 WIB
Prabowo Sampaikan Duka Mendalam Atas Gugurnya 3 Prajurit TNI AD dalam Insiden Helikopter di Kalteng
Sabtu 07-11-2026,10:56 WIB
Carmen Hearts2Hearts Kembali Jadi Sorotan, Seragam SMA Indonesia Curi Perhatian di Korea
Sabtu 07-11-2026,00:29 WIB
Atlantic Records dan THEBLACKLABEL Garap Soundtrack Film Thriller K-Pop 'Perfect Girl'
Sabtu 07-11-2026,00:25 WIB
Berawal dari Krisis Pangan Pascaperang, Begini Sejarah Mi Instan yang Kini Mendunia
Sabtu 07-11-2026,00:23 WIB