radartvnews.com- Pemerintah pusat dalam waktu dekat akan segera mengeluarkan keputusan Presiden terkait pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara ( ASN ) sebesar 2,5 % untuk zakat. Wacana ini pun ditanggapi pro dan kontra oleh sejumlah ASN di Lampung ada yang setuju wacana tersebut diterapkan namun sebagian juga ada yang tak setuju. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Khairuddin Tahmid menyatakan bahwa kebijakan pemotongan gaji ASN muslim untuk zakat harus dikaji dan dikomunikasikan terlebih dahulu sebab pembayaran zakat tidak boleh ada paksaan. “mengatakan pemotongan gaji ASN sebesar 2,5 % untuk zakat harus dibedakan terlebih dahulu antara zakat dengan infaq,” kata Khairuddin (7/2). Untuk membayar zakat harus memenuhi beberapa persyaratan seperti satu memenuhi usia dan kedua memenuhi nishab jangan sampai kebijakan tersebut justru malah membebani PNS yang belum mampu, tutup Khairudin.(lih/san)
MUI Lampung Tolak Pemaksaan Zakat
Rabu 07-02-2018,20:14 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 06-06-2026,16:33 WIB
Bukan Sekadar Penghilang Kantuk, Tradisi Minum Kopi Berubah Jadi Bagian dari Gaya Hidup Anak Muda
Sabtu 06-06-2026,13:53 WIB
Debut di Usia 17 Tahun, Matthew Baker Cetak Sejarah Bersama Timnas Indonesia
Sabtu 06-06-2026,18:41 WIB
Kantor Hukum LHS Mediasi Perkara Truk Towing Angkut Alat Berat Tabrak Mobil & Rumah di Jati Agung
Sabtu 06-06-2026,13:54 WIB
Libur Sekolah Makin Dekat, Orang Tua Mulai Susun Budget dan Cari Destinasi Anak
Sabtu 06-06-2026,13:52 WIB
Bukan Keluar dari EXO, Ini Alasan Lay Absen di EXhOrizon 2026
Terkini
Sabtu 06-06-2026,18:41 WIB
Kantor Hukum LHS Mediasi Perkara Truk Towing Angkut Alat Berat Tabrak Mobil & Rumah di Jati Agung
Sabtu 06-06-2026,16:33 WIB
Bukan Sekadar Penghilang Kantuk, Tradisi Minum Kopi Berubah Jadi Bagian dari Gaya Hidup Anak Muda
Sabtu 06-06-2026,15:40 WIB
Pecinta Drakor Bersiap! Deretan Drama Korea Baru Juni 2026 Siap Ramaikan Layar Streaming
Sabtu 06-06-2026,15:31 WIB
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bersinar di Monaco, Ferrari Kembali Jadi Ancaman?
Sabtu 06-06-2026,13:54 WIB