radartvnews.com- Kejahatan begal sudah sangat akut di provinsi lampung. Tidak hanya pemain lama, pelaku pembagalan juga mahir dilakukan oleh ramaja yang masih sekolah. Di lampung timur Satuan Reskrim Polres Lampung Timur berhasil membekuk A-W ( 17 ) yang masih menyandang satatus pelajar. Dalam menjalankan aksinya pelaku selalu menggunakan pistol mainan untuk menakuti korban. Kompol Hasbi Waka Polres Lamung Timur menjelaskan, A-W dibekuk minggu malam lalu usai melakukan pembegalan dijalan desa mataram baru. “korban ditodong dengan pistol mainan keduanya merampas sepeda motor korban,” ujar Hasbi (16/11). Pelaku merupakan warga warga desa nibung, kecamatan gunung pelidung, lampung timur kini mendekam di Mapolres Lampung Timur. “dari catatan kepolisian pelaku kerap melakukan pembegalan di kecamatan mataram baru dan kecamatan pasir sakti, lampung timur,” tutur Hasbi. Selain terancam dipecat dari sekolah, remaja ini siap mendekam lama di balik jeruji besi.(din/sep)
Pelajar Kian Mahir Membegal
Kamis 16-11-2017,19:58 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 31-10-2026,23:23 WIB
Pare Tak Hanya Pahit, Ini Dia Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh!
Sabtu 31-10-2026,19:34 WIB
Iced Mango Matcha Coconut, Minuman Tiga Lapis dengan Perpaduan Mangga dan Kelapa
Minggu 01-11-2026,02:18 WIB
21 Penumpang Speed Boat Alami Gangguan Mesin di Perairan Pulau Auki, Seluruhnya Berhasil Dievakuasi
Sabtu 31-10-2026,23:30 WIB
Cadangan Beras Nasional Capai 4,5 Juta Ton, Pemerintah Klaim Cukup untuk 10 Bulan ke Depan
Sabtu 31-10-2026,19:40 WIB
Pendiri Ayam Goreng Suharti, Hj Suharti, Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun
Terkini
Minggu 01-11-2026,15:58 WIB
Mulai 1 November 2026, Tarif Parkir Bandara Radin Inten II Disesuaikan
Minggu 01-11-2026,02:25 WIB
Enam Manfaat Bayam untuk Ibu Hamil, Bantu Cegah Anemia hingga Dukung Perkembangan Janin
Minggu 01-11-2026,02:18 WIB
21 Penumpang Speed Boat Alami Gangguan Mesin di Perairan Pulau Auki, Seluruhnya Berhasil Dievakuasi
Sabtu 31-10-2026,23:30 WIB
Cadangan Beras Nasional Capai 4,5 Juta Ton, Pemerintah Klaim Cukup untuk 10 Bulan ke Depan
Sabtu 31-10-2026,23:23 WIB