radartvnews.com - Larangan penggunaan alat tangkap jaring trawl atau pukat harimau itu sudah dicantumkan, dalam peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor -2 tahun 2015 dan di berlakukan mulai juni 2017. Namun hingga kini penggunaan jaring trawl diperairan labuhan Maringgai, Lampung Timur makin marak. Jaring trawl atau jaring pukat harimau dapat merusak ekosistim laut dan trumbu karang. Serta menimbukan persoalan antara nelayan tradisional dan nelayan kapal trawl, namun hingga kini belum juga ada kejelasan. Para nelayan tradisional di perairan labuhan Maringgai makin merana. (syam/rie)
Trawl Merajalela, Nelayan Merana
Selasa 12-09-2017,11:15 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 25-05-2026,14:10 WIB
Blackout Listrik di Sumatera Jadi Sorotan, Harta Dirut PLN Naik Jadi Rp110 Miliar
Senin 25-05-2026,14:09 WIB
Polemik Penunjukan Direktur Danantara Sumberdaya, Ini Alasannya?
Senin 25-05-2026,14:33 WIB
Daging Kurban Jangan Langsung Dicuci, Ini Alasannya!
Senin 25-05-2026,14:47 WIB
Empat Dosen UPN 'Veteran' Yogyakarta Dinon Aktifkan Selama 2 Tahun, Buntut Kasus Pelecehan Verbal
Senin 25-05-2026,11:57 WIB
Raih Ampunan sang Pencipta, Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah
Terkini
Selasa 26-05-2026,10:00 WIB
Jangan Sampai Tertukar! Ini Perbedaan Dinamo Starter dan Dinamo Ampere pada Mobil
Selasa 26-05-2026,09:00 WIB
Mengapa Body Lotion jadi Salah Satu Upaya Kulit Sehat dan Awet Muda
Senin 25-05-2026,22:05 WIB
Koperasi TKBM Panjang Berbagi, Jelang Idul Adha 1447 H, 1.069 Anggota dan Kaum Duafa Terima Daging Sapi
Senin 25-05-2026,20:15 WIB
“Orang Kaya Baru Internet” Mulai Bikin Resah, Flexing Digital Kini Dianggap Makin Tidak Masuk Akal
Senin 25-05-2026,20:09 WIB