Polemik Penunjukan Direktur Danantara Sumberdaya, Ini Alasannya?

Polemik Penunjukan Direktur Danantara Sumberdaya, Ini Alasannya?

Direktur WNA Danantara Sumberdaya Indonesia jadi sorotan publik.--

RADARTVNEWS.COM - Pemerintah resmi membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia sebagai perusahaan yang nantinya akan menangani ekspor komoditas sumber daya alam strategis Indonesia. 

Namun bukan cuma perannya yang jadi perhatian, sosok direktur perusahaan ini juga ikut ramai dibahas publik.

Pasalnya, posisi pimpinan perusahaan tersebut diisi oleh warga negara asing asal Australia bernama Luke. 

Nama itu mulai ramai diperbincangkan setelah pengumuman pembentukan Danantara Sumberdaya Indonesia disampaikan usai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rapat paripurna DPR RI.

Danantara Sumberdaya Indonesia sendiri baru berdiri sebagai perseroan terbatas pada 18 Mei 2026. 

Saat ini statusnya masih perusahaan swasta nasional, namun pemerintah sudah memberi sinyal bahwa perusahaan tersebut nantinya akan berubah menjadi badan usaha milik negara atau BUMN.

Sorotan publik muncul karena perusahaan ini diproyeksikan memiliki peran besar dalam pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. 

Mulai dari sektor tambang hingga sumber daya alam lain disebut akan berada dalam jalur koordinasi perusahaan tersebut.

Di tengah besarnya peran itu, publik kemudian mempertanyakan alasan penunjukan direktur asing untuk memimpin perusahaan yang berkaitan langsung dengan sumber daya alam nasional.

Meski begitu, sosok Luke bukan nama baru di sektor industri tambang Indonesia. 

Ia diketahui pernah menjabat sebagai Direktur sekaligus Chief Strategy and Technical Officer di PT Vale Indonesia Tbk.

Pengalaman itu dianggap menjadi salah satu alasan mengapa ia dipercaya memimpin Danantara Sumberdaya Indonesia pada tahap awal pembentukan perusahaan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebut perusahaan tersebut memang sedang dipersiapkan menjadi BUMN baru yang fokus pada pengelolaan ekspor komoditas strategis.

Namun sampai sekarang pemerintah belum menjelaskan lebih detail soal struktur perusahaan, mekanisme pengawasan, maupun sejauh apa kewenangan Danantara Sumberdaya Indonesia nantinya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: