Sejumlah ahli psikologi mengingatkan bahwa ketergantungan pada praktik ini tanpa disertai tindakan nyata dapat menjadi bumerang.
Ketika harapan tidak tercapai, seseorang berisiko mengalami kekecewaan hingga kehilangan motivasi.
Keyakinan bahwa semesta akan mewujudkan keinginan tanpa adanya usaha konkret juga dinilai dapat menghambat pencapaian tujuan.
Di sisi lain, manifesting tetap memiliki manfaat apabila dilakukan secara tepat.
Membayangkan keberhasilan dapat membantu seseorang mempertahankan optimisme dan meningkatkan motivasi untuk mengambil langkah nyata.
Selain itu, rutinitas manifesting juga dapat membantu sebagian orang membangun kepercayaan diri serta menyusun tujuan hidup dengan lebih terarah.
Pada akhirnya, keberhasilan manifesting bergantung pada keseimbangan antara pikiran dan tindakan.
Visualisasi tanpa usaha berisiko berhenti sebagai angan-angan.
Sebaliknya, jika disertai perencanaan yang matang dan kerja keras, manifesting dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga motivasi dalam menghadapi tantangan dan mengupayakan tercapainya tujuan.