“Berbagai langkah ini berjalan secara bersamaan. Kami melihat kondisi setiap wilayah dan SPBU berdasarkan kebutuhan, antrean, serta pola konsumsinya. Tujuannya agar pasokan tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat semakin efektif,” kata Lilik.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar membeli dan mengisi BBM sesuai dengan kebutuhan.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena ketersediaan stok dan distribusi BBM terus dipantau dan dijaga.
“Kami mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijak dan tidak melakukan panic buying. Stok dan distribusi terus kami jaga, sementara pelayanan juga kami perluas melalui penambahan SPBU yang beroperasi 24 jam,” ujarnya.