Ketika glukosa tidak dapat masuk ke sel dan digunakan secara optimal sebagai energi, tubuh dapat memberikan sinyal seolah-olah membutuhkan lebih banyak makanan.
5. Penglihatan Kabur
Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan perubahan cairan pada lensa mata sehingga penglihatan menjadi kabur atau tidak fokus.
Keluhan ini terkadang dianggap hanya sebagai mata lelah. Namun, apabila terjadi berulang atau disertai gejala lain, pemeriksaan medis sebaiknya dilakukan.
6. Luka Sulit Sembuh
Luka yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh juga perlu diperhatikan.
Kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang dapat memengaruhi pembuluh darah dan saraf. Kondisi tersebut dapat mengganggu proses penyembuhan luka dan meningkatkan risiko infeksi.
Tidak semua orang dengan gula darah tinggi mengalami gejala yang jelas. Bahkan, kondisi tersebut dapat berlangsung tanpa disadari.
Karena itu, apabila mengalami beberapa gejala seperti sering buang air kecil, mudah haus, mudah lelah, cepat lapar, penglihatan kabur, atau luka yang sulit sembuh, sebaiknya lakukan pemeriksaan kadar gula darah.
Pemeriksaan dapat membantu mengetahui kondisi gula darah secara lebih akurat. Jika hasilnya menunjukkan kadar gula tinggi, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.