Indonesia dan AS Gelar Super Garuda Shield 2026, Libatkan Ribuan Personel Multinasional

Selasa 01-09-2026,11:33 WIB
Reporter : MG - Muhammad Faiz
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM – Indonesia bersama Amerika Serikat resmi memulai latihan militer multinasional Super Garuda Shield 2026. Latihan tahunan tersebut digelar dengan skala yang diperluas dan melibatkan ribuan personel militer dari sejumlah negara.

Pembukaan latihan berlangsung pada Senin (31/8/2026) di Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 11 September 2026 dan menjadi latihan penting bagi peningkatan kemampuan serta interoperabilitas pasukan negara-negara peserta.

Tahun ini, latihan melibatkan lebih dari 4.700 personel. Selain Indonesia dan Amerika Serikat, sejumlah negara lain turut ambil bagian, di antaranya Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Kanada. Terdapat pula negara yang berpartisipasi sebagai pengamat dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Super Garuda Shield 2026 tidak hanya berfokus pada latihan tempur konvensional. Personel peserta juga akan menjalani berbagai latihan yang mencakup operasi lintas udara, pertahanan siber, latihan di lingkungan hutan, manuver laut, hingga latihan infiltrasi.

Dalam beberapa kegiatan, pasukan juga berlatih menggunakan sistem persenjataan tertentu, termasuk peluncuran rudal Stinger. Berbagai materi tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan pasukan dalam bekerja sama ketika menghadapi situasi keamanan yang kompleks.

Latihan dilakukan di sejumlah wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pasukan dari berbagai negara untuk menyamakan prosedur, meningkatkan komunikasi, serta membangun kesiapan dalam operasi bersama.

Komandan Divisi Infanteri ke-4 Angkatan Darat Amerika Serikat, Mayor Jenderal Patrick Ellis, mengatakan latihan tahun ini menjadi bagian dari perkembangan hubungan pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Kerja sama tersebut semakin mendapat perhatian setelah kedua negara meningkatkan hubungan pertahanan melalui kesepakatan yang ditandatangani pada April 2026.

BACA JUGA:Indonesia dan Tiongkok Perluas Kemitraan Energi Hijau untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Selain latihan militer, Super Garuda Shield 2026 juga memasukkan materi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Materi tersebut relevan bagi Indonesia yang memiliki risiko tinggi terhadap berbagai bencana alam, seperti gempa bumi, longsor, dan bencana hidrometeorologi.

Latihan bersama ini juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat kemampuan pertahanan tanpa meninggalkan prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif. Indonesia tetap menjalin hubungan pertahanan dengan berbagai negara di tengah dinamika keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Melalui Super Garuda Shield 2026, Indonesia dan negara-negara mitra diharapkan dapat meningkatkan kesiapan pasukan, memperkuat koordinasi, serta membangun kemampuan untuk merespons berbagai tantangan keamanan dan kondisi darurat secara bersama-sama.

 

Kategori :