Sanksi Baru AS Tekan Iran, Mojtaba Khamenei Dorong Penguatan Ekonomi Dalam Negeri
Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. --Pinterest
RADARTVNEWS.COM — Iran kembali menghadapi tekanan ekonomi setelah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan rentetan sanksi baru terhadap Teheran. Di tengah situasi tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyerukan penguatan produksi dalam negeri sebagai salah satu langkah menghadapi persoalan ekonomi.
Dalam pernyataan terbarunya yang dikutip Anadolu Agency dan Press TV pada Sabtu (29/8/2026), Mojtaba menilai penguatan produksi dalam negeri dapat menjadi salah satu langkah penting bagi Iran untuk menghadapi berbagai persoalan ekonomi.
Ia juga mendorong pemerintah secara bertahap mengurangi dominasi dolar Amerika Serikat dalam sistem perekonomian Iran.
Pernyataan itu disampaikan Mojtaba dalam pesan untuk memperingati Pekan Pemerintah Iran. Ia meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Beberapa persoalan yang menjadi perhatian antara lain inflasi, pengangguran, pengendalian harga serta pengaturan pasar barang dan jasa.
Menurut Mojtaba, peningkatan ketergantungan terhadap produksi dalam negeri menjadi kunci untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut.
BACA JUGA:Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Negosiasi Selat Hormuz, Ketegangan AS-Iran Meningkat
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat konsep "ekonomi perlawanan" yang selama ini menjadi salah satu pendekatan Iran dalam menghadapi tekanan ekonomi dan sanksi dari negara-negara Barat.
Mojtaba juga menekankan pentingnya memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang khusus bagi masyarakat. Jika produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan, ia meminta pemerintah menggunakan jalur impor secara tepat dan bijaksana.
Peningkatan produksi dan pengelolaan impor serta pengendalian harga dapat dilakukan secara bertahap untuk mengurangi berbagai persoalan dalam perekonomian Iran.
Di sisi lain, Mojtaba menilai teknologi dan inovasi yang dikembangkan oleh kalangan elite muda Iran juga memiliki peran penting.
Pemanfaatan teknologi secara tepat dinilai dapat membantu mendorong kemajuan di sejumlah sektor, termasuk pertanian, industri, komunikasi dan pendidikan.
Dalam pernyataannya, Mojtaba turut menyerukan agar pemerintah menjaga kohesi sosial. Ia menegaskan bahwa tindakan yang dapat merusak persatuan masyarakat Iran tidak boleh dilakukan.
Pernyataan tersebut muncul ketika konflik antara Iran dan AS masih berlarut-larut dan upaya diplomasi belum menghasilkan penyelesaian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: