RADARTVNEWS.COM - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang yang menerjang wilayah utara Nepal dilaporkan mencapai 289 orang. Sementara itu, sebanyak 558 orang masih dinyatakan hilang setelah bencana yang melanda kawasan tersebut.
Banjir terjadi pada Rabu (26/8) pagi. Arus air dengan volume besar mengalir ke Sungai Bhotekoshi dari arah wilayah China dan menyebabkan kerusakan di sejumlah kawasan. Kondisi tersebut membuat otoritas Nepal mengeluarkan peringatan siaga tinggi kepada masyarakat yang berada di wilayah hilir sungai. Banjir besar dilaporkan menerjang berbagai infrastruktur, termasuk jalan, jembatan, rumah, dan fasilitas lainnya. Sejumlah wilayah juga terdampak akibat derasnya aliran air. Laporan awal menyebut bencana tersebut diduga berkaitan dengan gempa bumi yang kemudian memicu tanah longsor. Material longsor dan aliran air memperparah kondisi di wilayah terdampak. Selain korban meninggal dunia, laporan mengenai warga yang hilang juga muncul dari kawasan perbatasan China dan Nepal, tepatnya di sekitar perlintasan Gyirong atau Jilong. Data yang masih dalam proses pendataan dan verifikasi mencatat sebanyak 558 orang hilang dalam bencana longsor lumpur di kawasan tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 260 orang disebut merupakan warga negara asing. Sementara itu, laporan terkait insiden di kawasan perbatasan tersebut menyebut tiga orang meninggal dunia. Proses pencarian dan pendataan terhadap warga yang hilang masih terus dilakukan oleh otoritas setempat. Petugas juga masih melakukan penanganan di sejumlah lokasi terdampak untuk mencari korban yang kemungkinan masih berada di kawasan bencana serta memastikan keselamatan masyarakat. BACA JUGA:Legenda Musik Dolly Parton Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Besarnya dampak bencana membuat proses pencarian dan pendataan korban terus diperbarui. Otoritas Nepal dan pihak terkait masih melakukan verifikasi terhadap jumlah korban meninggal maupun warga yang belum ditemukan.Banjir Bandang Nepal Tewaskan 289 Orang, 558 Masih Hilang
Kamis 27-08-2026,19:17 WIB
Reporter : MG - doni ardiyansyah
Editor : Jefri Ardi
Kategori :
Terkait
Kamis 27-08-2026,23:02 WIB
Fenomena GLOF,Penyebab Banjir Bandang Nepal Hantam Pemukiman Warga Meski Tak Ada Hujan
Kamis 27-08-2026,19:17 WIB
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 289 Orang, 558 Masih Hilang
Rabu 03-12-2025,11:44 WIB
Bencana Lembah Anai Telan Korban, Tiga Prajurit TNI Tersapu Derasnya Arus
Sabtu 29-11-2025,19:01 WIB
Gajah Sumatera Ditemukan Mati Terseret Banjir dan Terjepit Tumpukan Kayu di Aceh
Kamis 11-09-2025,10:31 WIB
Banjir Bandang Rendam Suoh, Lampung Barat: Lima Rumah Hanyut dan Puluhan Warga Mengungsi
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,07:32 WIB
Wujudkan Ruang Belajar, Kelompok 80 KKL-PPM Universitas Malahayati Sukses Bangun Pondok Baca
Jumat 28-08-2026,08:00 WIB
Catchy, Playful, dan Relate! Naykilla & Tenxi Bawa Warna Baru di Shopee 9.9 Super Shopping Day
Jumat 28-08-2026,00:15 WIB
Usulan Tarif Parkir Mobil di Jakarta hingga Rp60 Ribu per Jam, Pramono Anung Belum Ambil Keputusan
Jumat 28-08-2026,15:42 WIB
Hari Ke-13 TNI Salurkan 946,923 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Jumat 28-08-2026,10:36 WIB
Kenapa Gen Z Punya Lebih dari Satu Akun Instagram? Ternyata Ada Penjelasan Psikologinya
Terkini
Jumat 28-08-2026,23:48 WIB
Sturgeon Moon Muncul Malam Ini, Fenomena Bulan Purnama yang Sayang Dilewatkan
Jumat 28-08-2026,23:14 WIB
BMKG Dorong Timor-Leste Bergabung dalam Lokakarya ASEAN Weather Modification Centre
Jumat 28-08-2026,23:08 WIB
Bukan Gerhana, Ini Alasan Bulan Belakangan Tampak Kemerahan Akibat Kabut Asap Karhutla
Jumat 28-08-2026,22:59 WIB
KRL Dari Palmerah Diduga Dilempar Batu, Penumpang Dibuat Kaget
Jumat 28-08-2026,22:41 WIB