Beredar Video AI Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sabtu 04-07-2026,13:01 WIB
Reporter : MG-Ratna Marliana
Editor : Jefri Ardi

BANDAR LAMPUNG, RADARTVNEWS — Dunia maya sedang diramaikan oleh penyebaran sebuah video yang menggambarkan terjadinya erupsi hebat Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Namun, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menegaskan bahwa video tersebut merupakan hoax yang dihasilkan oleh teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Video berdurasi 30 detik ini menampilkan semburan lava raksasa disertai kepulan asap gelap yang menjulang tinggi, lengkap dengan suara gemuruh yang dramatis. Unggahan ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan netizen, terutama di antara warga pesisir Banten dan Lampung.

Kepala PVMBG mengonfirmasi bahwa kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini dalam status Level III (Siaga) dan tidak mengalami aktivitas magmatis ekstrem seperti yang ditunjukkan dalam video yang viral tersebut.

"Kami menghimbau masyarakat untuk tidak cepat percaya pada visual yang beredar di media sosial. Setelah analisis dilakukan oleh tim teknis, video ini sepenuhnya hasil manipulasi teknologi AI terkini dan bukan dokumentasi yang valid di lapangan," ujarnya dalam pernyataan resmi tertulis.

Munculnya video yang dimanipulasi ini menjadi peringatan serius akan bahaya informasi yang menyesatkan berbasis teknologi yang semakin nyata. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kini sedang melacak pengunggah pertama video tersebut guna menghentikan penyebaran berita bohong yang dapat mengganggu ketertiban publik.

Bagi masyarakat yang ingin memantau aktivitas vulkanik di Indonesia secara tepat, PVMBG menyarankan agar selalu merujuk pada aplikasi resmi atau situs web Magma Indonesia.

Ciri-ciri Informasi Resmi yang Sah: Berasal dari akun media sosial terverifikasi milik PVMBG atau BMKG. Menyertakan data seismik dan visual dari pos pengamatan resmi. Tidak menggunakan narasi provokatif atau berlebihan.

Kategori :