Fresh Milk vs Susu UHT: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan Keluarga?

Kamis 21-05-2026,16:33 WIB
Reporter : MG - Fajar Arif Kurniawan
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM - Susu merupakan sumber kalsium dan protein yang penting bagi tubuh. Namun, di pasaran, kita mengenal dua jenis utama: fresh milk (susu segar) dan susu UHT.

Apa sebedanya, dan mana yang lebih sehat? Mari kita bedah.

1. Proses Pengolahan

Perbedaan paling mendasar terletak pada metode pasteurisasi. Fresh milk dipasteurisasi pada suhu sekitar 72-75°C selama 15-30 detik. Proses ini cukup untuk membunuh bakteri patogen, tetapi bakteri non-patogen dan sebagian enzim alami susu masih bertahan.

Akibatnya, susu ini harus selalu disimpan dalam rantai dingin (suhu kulkas 1-4°C) dan hanya bertahan 5-10 hari.

Sebaliknya, susu UHT (Ultra High Temperature) dipanaskan pada suhu sangat tinggi, yaitu 135-150°C selama 2-5 detik.

Proses ini membunuh hampir semua mikroorganisme, termasuk spora bakteri.

Karena itu, susu UHT dapat disimpan dalam kemasan tertutup pada suhu ruang selama 6-9 bulan tanpa bahan pengawet.

2. Kandungan Gizi dan Rasa

Karena pemanasannya lebih rendah, fresh milk dianggap mempertahankan lebih banyak vitamin yang sensitif terhadap panas, seperti vitamin B1, B12, vitamin C, dan folat. Teksturnya lebih creamy, dan rasanya lebih "alami" serta segar.

Susu UHT, akibat suhu ekstrem, mengalami sedikit penurunan pada vitamin-vitamin tersebut (sekitar 10-30%). Namun, protein, kalsium, dan mineral utamanya tetap utuh.

Rasa susu UHT cenderung sedikit lebih "manis karamel" karena proses Maillard, dan teksturnya agak lebih encer.

3. Mana yang Harus Dipilih?

Pilih fresh milk jika Anda mengutamakan rasa alami, kandungan vitamin maksimal, dan memiliki akses rutin ke kulkas. Cocok untuk anak-anak yang minum susu setiap hari di rumah.

Pilih susu UHT jika Anda butuh kepraktisan, sering bepergian, atau tinggal di daerah dengan listrik tidak stabil. Susu UHT juga lebih tahan lama dan aman untuk stok darurat.

Kategori :