Jelang Idul Adha 2026, Harga Sapi Kurban Mulai Merangkak Naik

Selasa 12-05-2026,13:59 WIB
Reporter : MG Ilham Dhani Saputra
Editor : Jefri Ardi

RADARTVNEWS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga sapi kurban di berbagai daerah mulai menunjukkan tren kenaikan. Meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk mempersiapkan ibadah kurban membuat aktivitas jual beli hewan ternak semakin ramai, sekaligus mendorong harga bergerak naik dibanding beberapa bulan sebelumnya.

Fenomena kenaikan harga sapi kurban sebenarnya bukan hal baru. Setiap mendekati Idul Adha, permintaan hewan ternak cenderung meningkat karena masyarakat mulai mencari sapi yang sesuai kebutuhan dan anggaran. Kondisi tersebut membuat pedagang serta peternak mulai menyesuaikan harga di pasaran.

Di sejumlah wilayah, harga sapi dilaporkan mengalami kenaikan bertahap, mulai dari Rp1 juta hingga Rp3 juta per ekor tergantung jenis dan ukuran hewan. Kenaikan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti biaya pakan yang meningkat, pengeluaran transportasi, hingga kebutuhan perawatan hewan yang semakin tinggi.

Jenis sapi seperti Bali, Peranakan Ongole (PO), Limousin, dan Simmental masih menjadi favorit pembeli karena dinilai memiliki ukuran tubuh yang baik dan memenuhi syarat untuk hewan kurban. Selain melihat bobot, masyarakat kini juga semakin memperhatikan kondisi kesehatan hewan sebelum melakukan pembelian.

Untuk sapi dengan bobot standar sekitar 250 hingga 350 kilogram, harga di pasaran saat ini berkisar antara Rp20 juta hingga Rp35 juta per ekor. Sementara itu, sapi jenis premium dengan ukuran lebih besar seperti Limousin dan Simmental dapat dijual pada kisaran Rp35 juta hingga Rp60 juta, bahkan lebih tergantung kualitas dan berat badan hewan.

Tidak hanya permintaan yang meningkat, biaya pemeliharaan juga menjadi alasan harga ikut mengalami penyesuaian. Peternak menyebut harga pakan, vitamin ternak, hingga biaya pengiriman mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini membuat biaya produksi menjadi lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Meski harga mulai naik, minat masyarakat untuk berkurban diperkirakan tetap tinggi. Sistem pembelian secara patungan masih menjadi pilihan banyak warga karena dianggap lebih ringan dari sisi biaya. Dalam satu ekor sapi, biaya biasanya dapat dibagi hingga tujuh orang sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.

Pengamat peternakan memperkirakan harga sapi masih berpotensi meningkat mendekati hari pelaksanaan Idul Adha, terutama jika permintaan melonjak sementara stok hewan terbatas. Karena itu, masyarakat disarankan mulai mencari dan memesan hewan kurban lebih awal agar mendapatkan harga yang lebih stabil dan pilihan yang lebih banyak.

Berikut kisaran harga sapi kurban yang mulai banyak dijumpai di pasaran pada 2026:

  • Sapi lokal atau PO: sekitar Rp18 juta hingga Rp25 juta
  • Sapi Bali: kisaran Rp20 juta hingga Rp28 juta
  • Sapi Limousin: mulai Rp30 juta hingga Rp50 juta
  • Sapi Simmental: sekitar Rp35 juta hingga Rp60 juta
  • Sapi ukuran besar atau premium: dapat menembus lebih dari Rp70 juta per ekor

Secara umum, tren kenaikan harga sapi kurban menjadi bagian dari dinamika tahunan menjelang Idul Adha. Masyarakat tetap diimbau memilih hewan yang sehat, cukup umur, dan sesuai syariat serta kemampuan finansial agar pelaksanaan ibadah kurban berjalan dengan baik dan penuh makna.(*)

BACA JUGA: Idul adha Semakin Dekat, Momen Refleksi dan Kebersamaan Umat Muslim

Kategori :