RADARTVNEWS.COM - Banyak pemilik mobil masih menganggap mencampur bahan bakar sebagai hal biasa. Padahal, kebiasaan ini bisa berdampak buruk terhadap performa mesin hingga mempercepat kerusakan komponen kendaraan.
Tidak sedikit pengendara yang mencampur BBM karena alasan darurat atau ingin lebih hemat, tanpa memahami risiko yang dapat muncul dalam jangka panjang.
Setiap jenis bahan bakar memiliki spesifikasi dan angka oktan berbeda yang disesuaikan dengan kebutuhan mesin. Jika dicampur sembarangan, proses pembakaran di dalam mesin bisa menjadi tidak optimal dan menimbulkan berbagai masalah.
- Mengapa BBM Tidak Boleh Dicampur Sembarangan?
Setiap kendaraan dirancang untuk menggunakan jenis bahan bakar tertentu sesuai rasio kompresi mesin.
Ketika BBM dengan kualitas berbeda dicampur, karakter pembakaran ikut berubah dan dapat mengganggu kerja sistem bahan bakar maupun mesin secara keseluruhan.
Selain memengaruhi performa, campuran BBM juga dapat memicu penumpukan kerak dan mempercepat keausan komponen mesin.
- Dampak Negatif Mencampur BBM pada Mobil
1. Sistem Bahan Bakar Menjadi Bermasalah
Bahan bakar modern mengandung zat aditif dan deterjen yang berfungsi menjaga kebersihan sistem injeksi. Saat BBM dicampur sembarangan, kandungan tersebut bisa kehilangan efektivitasnya.
Akibatnya, kerak dan endapan lebih mudah terbentuk di saluran bahan bakar, injektor, hingga pompa bensin. Jika dibiarkan terlalu lama, pompa BBM dapat bekerja lebih berat dan berisiko mengalami kerusakan.
2. Performa Mesin Menurun
Salah satu efek paling terasa adalah tenaga mobil menjadi lebih lemah.
Proses pembakaran yang tidak sempurna membuat respons akselerasi menurun dan mesin terasa kurang bertenaga, terutama saat menanjak atau membawa beban berat.
Selain itu, konsumsi bahan bakar juga bisa menjadi lebih boros karena mesin bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga.